Merger EXCL & FREN Disebut Untungkan Semua Pihak, Benarkah?
:
0
Salah satu menara telekomunikasi milik EXCL
EmitenNews.com – Aksi korporasi penggabungan bisnis (merger) antara dua pemain telekomunikasi yaitu PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) diproyeksikan bakal menguntungkan semua pihak. Entitas hasil merger akan membawa industri telekomunikasi ke level lebih tinggi dan memberikan manfaat besar bagi publik.
Merger antara EXCL dan FREN disebut sebagai aksi korporasi yang paling dinanti oleh pelaku pasar. EXCL akan menjadi entitas yang menerima peleburan dari FREN (surviving entity) dan akan berganti nama menjadi “XLSmart”.
Transaksi merger kedua raksasa telekomunikasi nasional tersebut akan menghasilkan nilai Perusahaan pra-sinergi sebesar USD6,5 miliar atau setara Rp104 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.000/USD. Pelaku pasar kompak menyambut positif momentum yang menjadi tonggak sejarah baru industri telekomunikasi tersebut.
Sejak kedua pihak menyampaikan detail informasi terkait merger dan akuisisi, termasuk proyeksi bisnis paska merger, harga saham EXCL terus menguat. Pada periode perdagangan pekan ini, pergerakan saham EXCL berhasil breakout setelah bergerak sideways di rentang Rp2.000 - Rp2.250 selama sebulan terakhir.
Kenaikan harga saham yang disertai kenaikan volume transaksi menunjukkan pelaku pasar semakin memahami dan mengapresiasi signifikansi merger kedua entitas.
Paulus Jimmy, research analyst Sucor Sekuritas dalam laporan risetnya melihat bahwa XLSmart memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan, skala ekonomi yang lebih besar dan operasional yang lebih efisien setelah merger.
Salah satu hal positif yang juga menjadi perhatian pelaku pasar adalah potensi nilai sinergi per tahun sebesar USD300-400 juta (sebelum pajak) yang diharapkan dapat terealisasi 3-5 tahun setelah merger.
Sementara itu, Bob Setiadi, research analyst CGS Internasional dalam risetnya memperkirakan potensi nilai ekonomi yang diharapkan dari sinergi secara kumulatif bisa mencapai Rp 19,6 – 28 triliun nantinya. Sinergi akan berasal dari optimalisasi jaringan, dengan sekitar 20-30% dari total situs yang tumpang tindih (EXCL dan FREN memiliki sekitar 68.000 jumlah situs yang ada saat ini). Kevin Jonathan Panjaitan, research analyst Bahana Sekuritas, menyoroti sinergi juga akan berasal dari ekspansi ke kota-kota target negosiasi dengan vendor, optimalisasi saluran, dan percepatan saluran digital.
Senada dengan Etta Rusdiana Putra, research analyst Maybank Kim Eng Sekuritas turut memberikan komentar positif dalam laporan risetnya. Menurut dia, merger akan menjadi peluang untuk mengubah peta permainan.
“Kami melihat bahwa merger ini akan memperkuat XLSmart secara fundamental karena: 1) spektrum yang lebih luas, 2) integrasi antara Axiata (bandwidth internasional) dengan Sinar Mas (jaringan lokal, ekspansi ke pusat data). Merger ini akan mengangkat EXCL menjadi pemain kunci dalam FMC (4,0 juta home pass, 1,0 juta pelanggan FTTH).” tulis Etta. Dengan penguatan fundamental yang dilakukan, dia merekomendasikan buy atau beli untuk saham EXCL dengan target harga sebesar Rp3.200.
Related News
Sahamnya Masih Digembok, Fajar Surya Wisesa (FASW) Sasar Usaha Baru
Kinerja Kuartal I ATLA, Laba Tergerus Hingga 40 Persen
Dua Bos Besar Wilmar Cahaya (CEKA) Kompak Resign Usai Laba 2025 Jeblok
Emiten Prajogo (BRPT) Cetak Rekor, EBITDA Kuartal I Melejit 288 Persen
Saham 12 Kali ARA Beruntun dan 2 Saham FCA Ini Dikunci BEI, Ada Apa?
AEP Nusa Caplok 98,26 Persen Saham PNGO, Sinyal Backdoor Listing?





