Meski Ditinggal Jokowi dan Keluarga, PDIP Tetap dalam Kabinet Indonesia Maju
:
0
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diapit Presiden Joko Widodo, dan Capres PDIP Ganjar Pranowo (kanan). dok. Kompas.
EmitenNews.com - PDI Perjuangan tetap berada di barisan kabinet Presiden Joko Widodo-Wapres Ma'ruf Amin. Bagi parpol yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu, saat ini menjaga stabilitas politik jauh lebih dikedepankan daripada sekadar manuver politik, karena suara pemilu itu ada di tangan rakyat. Jadi, meski sangat sedih ditinggal petugas partainya itu, PDIP akan menyelesaikan komitmennya dalam barisan Kabinet Indonesia Maju II.
"Ya, itu komitmen bagi PDIP meskipun beliau (Jokowi) sudah berubah, tetapi tugas PDIP memperjuangkan dan negara tetap dikedepankan," ujar Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai membuka Rapat Koordinasi Daerah DPD PDIP NTB di Mataram, Minggu (5/11/2023).
Dengan pilihan politik seperti itu, para menteri dari PDIP –di antaranya Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo, Mensos Tri Rismaharini– diminta harus tetap bekerja menjalankan tugas bangsa dan negara. "Rakyat itu sangat cerdas, rakyat itu sangat tahu mana yang baik."
Hasto Kristiyanto menegaskan, sebagai partai pengusung, PDIP akan terus mengawal jalannya pemerintahan hingga berakhirnya masa jabatan Jokowi-Ma'ruf. Itu pilihan, meski dalam Pemilihan Presiden 2024, PDIP memilih jalan berbeda dengan mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud Md sebagai calon presiden dan wakil presiden.
"Kami mengawal Jokowi-Ma'ruf sebagai satu kesatuan sampai menyelesaikan tugas dan berakhirnya jabatan, meski pun di Pemilu ini kami memiliki pilihan berbeda kami bergerak pada Ganjar-Mahfud," tutur Hasto Kristiyanto.
Related News
Kemenhub Akan Audit Ulang Taksi Green Buntut Tabrakan Kereta
Kawasan Industri Batang Disiapkan Jadi Pusat Logistik Berbasis Rel
Presiden Kirim Lampu Kuning Buat Industri Seng
Korban Tewas Tabrakan Maut KA di Bekasi Timur, Jadi 15 Jiwa
Bukan Main, Dua Anggota Polri Ini Bak Pagar yang Tega Makan Tanaman
Kecelakaan Maut KA di Bekasi Timur, Usul Menggelitik Menteri Arifah





