Minat Masih Tinggi, Pefindo: 50 Perusahaan Siap Terbitkan Obligasi Rp64,64 Triliun
“Ini menjadi sinyal positif dari perkembangan ekonomi juga yang masih terdampak oleh Covid-19, namun dari sisi pendanaan yang dimiliki perbankan maupun grup, ini memberikan dampak positif bagi perusahaannya masing-masing,” ujar Dito dalam konferensi pers, Selasa (19/7).
Sementara itu, Dito pun menambahkan bahwa pihaknya melihat dari kualitas aset beberapa perusahaan multifinance terus berangsur-angsur membaik. Ditambah dengan berkurangnya arus kas dari restrukturisasi yang telah landai.
“Kalau yang single A, perubahannya lebih dipengaruhi kondisi pasar dan kinerja keuangan perusahaan tersebut,” ujar Dito.
Meski mayoritas portofolio yang dipublikasikan masih memiliki rating tinggi, memang masih ada beberapa portofolio yang memiliki rating B dengan jumlah 4 perusahaan. Di luar jumlah tersebut, Dito bilang bahwa masih ada beberapa multifinance yang memang memiliki rating B namun tidak dipublikasikan.
Related News
IHSG Rebound ke 7.106 Jelang Libur Panjang, Semua Sektor Menguat!
BSN Rangkul Ekosistem Properti Syariah Indonesia
Tekanan Mereda, IHSG Sesi I Bertahan Naik 1,14 Persen ke Rp7.102
Pefindo Patok Peringkat idA+ Untuk Obligsi Indah Kiat (INKP)
Wamen ESDM Cek Kesiapan Fuel Terminal Padalarang Pasok BBM Saat Mudik
IHSG Dibuka Naik 1,74 Persen di Perdagangan Terakhir Jelang Lebaran





