Modal Tekor Rp160 M, Matahari Department Store (LPPF) Dapat Notasi E
:
0
EmitenNews.com -PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengalami tekor modal atau defisiensi modal sedalam Rp160,07 miliar pada akhir Juni 2023, dipicu tambahan modal disetor yang negatif sebesar Rp 3,6 triliun dari penggabungan usaha PT Meadow Indonesia dan Matahari pada September 2011 silam.
Namun, dalam keterangan resmi emiten ritel konsumer grup Lippo itu, Kamis (3/8/2023) meyakinkan investor mengenai kapasitas keuangan yang kuat dan komitmen terhadap pertumbuhan, yang tidak terpengaruh oleh posisi ekuitas yang negatif.
“Perseroan memiliki Laba Ditahan yang cukup dan posisi Ekuitas yang negatif terutama disebabkan oleh Tambahan Modal Disetor yang negatif sebesar Rp 3,6 triliun,” tulis manajemen LPPF.
Posisi Ekuitas Perseroan dalam beberapa periode terakhir positif, meskipun rendah karena alasan di atas.
Posisi ini semakin berkurang dengan pembayaran dividen Perseroan baru-baru ini sebesar Rp 1,2 triliun pada kuartal II 2023 dan aktivitas pembelian kembali saham kumulatif sebesar Rp 1,3 triliun sejak 2022.
Related News
WBSA Kemas Pendapatan Melonjak, Laba Bersihnya Justru Ambles 95%
Ekspansi Homepass, MORA Peroleh Kredit Investasi Rp4 Triliun dari BCA
Direktur Utama Toba Surimi Industries (CRAB) Pamit Undur Diri
Sepi Peminat, Iforte Tambah Lagi Extra Time VTO Saham IBST
Grup Emtek Kempit 31,34 Persen, Saham JECX Terus Melaju
Saham Nonaktif Ini Kembali Diperdagangkan BEI Usai 2 Bulan Terkunci





