Mudahkan Cek Tagihan, PLN Lengkapi PLN Mobile dengan Catat Meter Mandiri
EmitenNews.com - PT PLN (Persero) terus bertransformasi dalam melayani pelanggan, salah satunya dengan menghadirkan layanan catat meter mandiri melalui aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pelanggan.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto dalam siaran persnya mengatakan, layanan catat meter mandiri melalui PLN Mobile merupakan salah satu solusi agar pelanggan bisa memperkirakan pemakaian listrik setiap bulan. Dengan begitu, pelanggan dapat mengontrol sendiri pemakaian listrik bulanan.
“Pencatatan meter mandiri dapat dilakukan antara tanggal 24 sampai dengan 27 setiap bulannya. Untuk melakukan pencatatan meter mandiri, langkahnya cukup mudah,” ujarnya.
Menurutnya layanan yang tersaji di PLN Mobile ini sudah mengikuti perhitungan yang didasarkan pada 40 jam nyala, baik tarif blok dan rekening minimum sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016.
Untuk membaca meter mandiri melalui aplikasi PLN Mobile bisa dilakukan dengan memilih menu Catat Meter, memasukkan Id Pelanggan
dilanjutkan dengan memotret angka stand meter yang ada di kWh meter, memasukkan angka stand meter, dan kirim.
Setelah melakukan proses tersebut estimasi biaya tagihan rekening listrik akan muncul. Kemudian, tagihan listrik akan keluar setiap awal bulan berikutnya. Pembayaran listriknya pun bisa dilakukan melalui Aplikasi PLN Mobile.
Gregorius berharap, hadirnya PLN Mobile ini dapat memudahkan pelanggan, karena tidak harus repot lagi ke kantor PLN untuk melakukan transaksi kelistrikan seperti pasang baru, ubah daya, bayar tagihan, sampai baca meter mandiri.
“Pelanggan PLN yang belum memiliki aplikasi PLN Mobile bisa mengunduhnya di App Store maupun Play Store secara gratis,” imbuhnya.(fj)
Related News
Kejar Saham IPO WBSA, IPOT Permudah Akses Pembelian Investor Ritel
Pasar Masuk Fase Distribusi, Mirae Sarankan Cermati Saham Defensif
IHSG Bangkit! Saham Industri dan Konsumer Jadi Motor Penguatan
MAMI Caplok Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Nyaris Rp180T
Menghijau, IHSG Sesi I (1/4) Melejit 1,45 Persen ke 7.150
Harga Referensi CPO Periode April 2026 Naik, HPE Kakao Turun





