EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya melakiukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) di Seluruh Pasar pada hari ini, Kamis (22/12).
Sebelumnya pada Selasa (20/12) BEI memasukan saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) dalam katagori (Unusual Market Activity/UMA) terkait pola transaksi saham perseroan yang di luar kebiasaan.
Pada perdagangan kemarin Rabu (21/12/2022) saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) ditutup masih menguat 9,92% atau naik 410 point ke harga Rp4.540 per saham.
Jika dibandingkan awal Bulan ini yaitu pada Kamis (1/12) saham BLTZ masih pada harga Rp1.770 per lembar, maka hingga Rabu (21/12/2022) kemarin, saham emiten bisnis bioskop tersebut telah meningkat signifikan hingga 156,49%.
Penghentian sementara perdagangan Saham BLTZ tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham Perseroan.
Related News
Kredit BBKP Meningkat 3,07 Persen hingga September 2026
Laba SIG (SMGR) Melonjak 363%, Tembus Rp532 Miliar per September 2026
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus
Laba 9 Bulan SMMA Turun 23,88 Persen, Sahamnya Naik 41,55 Persen YTD
Ikut Arahan Danantara, PTBA Bubarkan Bisnis Properti





