Negosiasi Damai AS-Iran Tahan Reli Harga Minyak
:
0
Harga minyak mentah dunia bergerak stabil di kisaran USD94 per barel pada Jumat (25/9) sekaligus menghentikan tren kenaikan baru-baru ini. (Ilustrasi: Magnific)
EmitenNews.com - Harga minyak mentah dunia bergerak stabil di kisaran USD94 per barel pada Jumat (25/9) sekaligus menghentikan tren kenaikan baru-baru ini. Penahanan reli harga minyak terjadi menyusul laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran sedang mempertimbangkan kesepakatan bertahap terkait kawasan Timur Tengah.
Menurut laporan Trading Economics, pembicaraan tersebut berpotensi membuka kembali Selat Hormuz dan mencabut blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Upaya perundingan dilaporkan tengah berlangsung di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan difasilitasi pejabat Qatar sebagai mediator.
Pihak Iran menyatakan tetap berpegang pada prinsip untuk mempertahankan kendali atas Selat Hormuz. Iran menegaskan tidak akan menerima kesepakatan apapun kecuali Amerika Serikat mengurangi tekanan militer serta mencabut blokade di wilayahnya.
Di sisi lain, pejabat Gedung Putih menyebut Presiden Donald Trump tetap terbuka untuk bernegosiasi dengan Iran. Namun, ia menekankan bahwa Amerika Serikat tidak berada dalam posisi mendesak untuk bernegosiasi mengingat posisinya yang dinilai kuat setelah dilakukannya kampanye sanksi dan blokade.
Dinamika kawasan makin memanas setelah militan Houthi di Yaman meluncurkan serangan rudal ke sejumlah kota di Arab Saudi, termasuk Yanbu dan Taif. Meski demikian, harga acuan minyak Amerika Serikat masih berada dalam jalur penurunan sekitar 2 persen sepanjang pekan ini.
Bagi Indonesia, kestabilan harga minyak dunia di level USD94 per barel memberikan penahanan sementara terhadap pembengkakan beban subsidi energi dan kuota impor minyak mentah nasional. Pergerakan harga energi global ini terus dipantau karena berdampak langsung pada postur APBN serta inflasi domestik.(*)
Related News
Kontrak Berjangka AS Turun Tertekan Hasil Obligasi AS
Harga BBM Melonjak, Penjualan Mobil Listrik di Eropa Naik 52,2%
Pemerintah Bahas Rp3,8T Untuk 74 Juta Warga Belum Punya Rekening
Bidik 6 IPO 2027, Indo Premier (IPOT) Siapkan Perusahaan Skala Besar
Tekanan Dolar AS Seret Harga Emas Antam Turun Rp25.000
Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun, Berpotensi Sedot Modal RI





