EmitenNews.com - Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) tiga bulan pertama 2023 mentabulasi rugi Rp13,85 miliar. Nyungsep 254 persen dari periode sama tahun sebelumnya sejumlah Rp8,96 miliar. Efeknya, rugi per saham emiten besutan Dato’ Sri Tahir itu, menjadi Rp1,15 dari edisi sama tahun sebelumnya surplus Rp0,74 per lembar. 


Pendapatan Rp541,62 miliar, naik 13 persen dari periode sama tahun lalu Rp478,76 miliar. Beban langsung Rp394,92 miliar, bengkak 22 persen dari posisi sama tahun lalu Rp321,43 miliar. Laba kotor Rp146,69 miliar, menyusut 6,7 persen dari periode sama tahun sebelumnya senilai Rp157,33 miliar. Beban penjualan Rp5,03 miliar, naik dari Rp4,21 miliar. 


Beban umum dan administrasi Rp123,78 miliar, naik dari Rp123,47 miliar. Laba usaha Rp17,88 miliar, susut dari Rp29,64 miliar. Pendapatan keuangan rp9,65 miliar, melesat dari Rp4,71 miliar. Beban keuangan Rp44,03 miliar, bengkak dari Rp21,31 miliar. Lain-lain bersih Rp3,87 miliar, naik dari Rp3,38 miliar. Rugi sebelum pajak penghasilan Rp12,61 miliar, anjlok 176 persen dari edisi sama tahun sebelumnya Rp16,42 miliar. 


Rugi periode berjalan Rp13,81 miliar, longsor 254 persen dari episode sama tahun sebelumnya surplus Rp8,92 miliar. Jumlah ekuitas Rp1,88 triliun, turun dari akhir tahun sebelumnya Rp1,89 triliun. Total liabilitas Rp3,85 triliun, naik dari posisi akhir tahun lalu Rp3,85 triliun. Jumlah aset Rp5,74 triliun, turun dari akhir tahun sebelumnya sebesar Rp5,74 triliun. (*)