EmitenNews.com—Amman Mineral Nusatenggara, perusahan tambang mineral grup Medco telah tengah menunggu ijin efektif penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, pihaknya tengah melakukan penelaahan prospketus IPO Amman Mineral.
“Mengenai nilai emisi dan jumlah saham akan diketahui setelah mendapat ijin publikasi awal dan uji tuntas,” kata dia kepada media dalam paparan publik secara daring, Senin (27/2/2023).
Sebelumnya banyak diberitakan, Amman Mineral tengah mengincar dana senilai USD1,miliar atau Rp15 triliun dari pelaksanaan IPO.
Amman saat ini tengah membangun fasilitas pemurnian atau smelter tembaha dan emeas sebagai bentuk aturan kebijakan hilirisasi dan aturan pelarangan eksort konsentrat tembaga.
Related News
Tak Dapat Disehatkan, OJK Setop Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital
Cadangan Devisa Turun jadi USD146,3 Triliun, BI Catat Penyebabnya
BEI Umumkan Saham HSC Baru, INDO Jadi Anggota Ke-62
BEI Catat 7 Rencana IPO per Awal Oktober
Transaksi Karbon Masih Lesu, OJK Bidik Kontribusi Voluntary Market
OJK Bidik Himpun Dana Rp250T di Pasar Modal, 5 Perusahaan Minat IPO





