OJK Sebut Koordinasi Jadi Tantangan Implementasi UU P2SK di Pasar Modal
EmitenNews.com - Kepala Departemen Perizinan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Luthfy Zain Fuady menyampaikan koordinasi dengan pemangku kepentingan lain menjadi tantangan implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan (UU P2SK) untuk industri pasar modal Tanah Air.
Dalam acara Economic Outlook 2023 yang dipantau di Jakarta, Selasa (14/2), Ia memaparkan aturan terkait rencana perdagangan bursa karbon harus dikoordinasikan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
"Kita sudah mulai mendesain bagaimana bursa karbon itu hadir, bentuk hukumnya, hubungan kerjanya dengan kementerian teknis, bagaimana settlement maupun kliring transaksi karbon," ujar Luthfy.
Lanjutnya, pihaknya harus berkoordinasi dengan Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang membawahi sektor terkait Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) untuk segera meluncurkan produk unit karbon yang dapat diperdagangkan berbasis energi.
"Kalau Kementerian ESDM sudah menyiapkan satu instrumen untuk bisa diperdagangkan, maka pasarnya pun harus segera ada," ujar Luthfy.
Related News
Transisi Kepemimpinan di OJK, Kiki dan Hasan Kembali Urus Pasar Modal
Friderica Widyasari Dewi Kini Pimpin OJK
Bersua MSCI, Menegakkan Trust Agar Pasar Modal Tetap Kredibel
Analis Ini Nilai Ada Pembiaran Praktik Buruk Tata Kelola Pasar Modal
Investor Pasar Modal Indonesia Lampaui Angka 21 Juta
Nyusul Tiga Koleganya, Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara Juga Mundur





