EmitenNews.com - Astra International (ASII) sepanjang 2023 menyiapkan anggaran Rp39 triliun. Dana taktis tersebut untuk kebutuhan belanja modal (capex) Rp24 triliun. Lalu, senilai Rp15 triliun sebagai dana cadangan untuk investasi. 


Penguatan belanja modal dan dana cadangan tersebut sebagai bukti, dan komitmen investasi perseroan. Baik dari sisi sebelum pandemi hingga menyongsong era endemi. ”Itu bukt optimisme perseroan dalam melakukan investasi, dan ekspansi,” tutur Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur Astra International. 


Kata Djony, kalau dibanding edisi 2019 silam dengan belanja modal Rp14,3 triliun, alokasi tahun ini menunjukkan keseriusan Astra Group di tengah pandemi menuju endemi untuk tetap berinvestasi. Di mana, fokus investasi pada core business, optimalisasi tujuh lini bisnis utama, memperlebar cakupan bisnis, investasi sektor lini bisnis baru untuk jangka panjang. 


Konseptual secara umum lini bisnis Astra Group seperti itu. ”Astra Honda Motor (AHM) telah menyiapkan 7 model motor listrik hingga 2030,” tegas Johannes Loman, Direktur Astra. (*)