Pandemi Covid-19: Kasus Baru Bertambah 576, DKI dan Jabar Penyumbang Terbesar
:
0
EmitenNews.com - Pemerintah mengupdate lagi data pandemi Covid-19. Per Selasa (26/4/2022), Indonesia mencatat sebanyak 576 kasus infeksi virus Corona atau coronavirus disease 2019 (Covid-19). Bandingkan dengan data tambahan kasus baru Senin (25/4/2022), yang hanya 317 orang. Waspadalah selalu pada penyebaran virus Corona, dengan terus menegakkan protokol kesehatan. Hari ini, DKI Jakarta, dan Jawa Barat menjadi penyumbang terbanyak kasus baru.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Senin (25/4//2022) siang hingga Selasa pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan tambahan sebanyak 576 kasus baru, total kasus infeksi virus Corona, per Selasa ini, menjadi 6.045.043 penderita. Jumlah itu terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020).
Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat. Sejak kasus tersebut, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah. Bagusnya, karena saat ini, kecenderungannya kasus pandemi Covid-19 mulai melandai.
Dengan tambahan kasus baru sebanyak 576 penderita, DKI Jakarta dengan 199 kasus, menjadi peyumbang terbanyak, disusul Jawa Barat: 104 kasus, Jawa Timur: 55 kasus, Banten: 43 kasus, Jawa Tengah: 27 kasus, dan Bali: 24 kasus, serta Daerah Istimewa Yogyakarta: 12 kasus.
Related News
Lambang Perjuangan Lawan Kolusi Itu, Buruh Bernama Marsinah
JPU Siap Tanggung Jawab Tuntutan Atas Nadiem, Sampai di Akhirat
Tren Positif Hubungan RI-Rusia, Nilai Perdagangan Capai USD4,8 Miliar
Kecelakaan Bus Maut di Sumsel, Korban Tewas Jadi 19 Orang
Ada Heri Black dalam Kasus Korupsi Bea Cukai yang Ditangani KPK
Siapkan CNG Pengganti LPG, Pemerintah Rumuskan Standar Keselamatan





