Pandemi Covid-19: Menkes Laporkan Sudah Tiga Pasien Omicron Meninggal Dunia
EmitenNews.com - Bertambah lagi korban varian baru virus Corona, Omicron. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap sudah tiga orang pasien Corona varian Omicron yang meninggal dunia. Ketiganya sempat dirawat di ICU sebelum dinyatakan tutup usia. Pandemi Covid-19 belum benar-benar melandai. Jadi, mari tegakkan protokol kesehatan.
Dalam konferensi pers virtual, Kamis (27/1/2022), Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dari tiga kasus Omicron itu, dua orang pasien mengalami gejala berat dan seorang lagi gejala ringan. Ketiga orang pasien yang meninggal itu ialah M (64), MS (54), dan KSK (78).
Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, dari tiga pasien Omicron yang meninggal dua itu, dua orang di antaranya bukan pelaku perjalanan luar negeri. Sementara itu, satu pasien merupakan pelaku perjalanan luar negeri, yakni dari Belanda.
Ketiga pasien itu dirawat di RSPI Sari Asih Ciputat, RSPI Sulianto Saroso Jakarta, dan RSJPD Harapan Kita Jakarta. Dia menyebut salah satu pasien belum divaksin.
Sebelumnya Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi melaporkan, hingga Rabu (26/1/2022), penderita virus Corona varian Omicron di Indonesia sebanyak 1.766 orang. “Bertambah 140 kasus dari laporan sebelumnya yaitu 1.626 kasus pada 24 Januari lalu. Kasus Omicron yang dilaporkan sampai hari ini adalah 1.766 kasus."
Siti Nadia Tarmizi merinci, sebanyak total 1.766 kasus Omicron itu, 1.066 kasus positif Omicron terjadi pada pelaku perjalanan dari luar negeri (PPLN), 449 kasus transmisi lokal, serta 251 kasus masih diteliti sumber penularannya. ***
Related News
Ternyata! KPK Telah Petakan Modus Korupsi Impor Barang 2016-2020
TNI AL Pamerkan Hasil Sitaan 496 Ton Timah di Babel, Ini Kata Gubernur
Perkuat Inflasi Daerah, BI Selenggarakan GPIPS Sumatera 2026
Gandeng 10 Bank Umum, BI Layani Tukar Uang Baru Idul Fitri di Banten
Tradisi Imlek Sarana Pendidikan Karakter di Vihara Viriya Bala Jaktim
Awal Ramadan 2026 Berpotensi Berbeda, Muhammadiyah 18 Februari





