Pandemi Covid-19 Terus Melandai, Hari Ini Kasus Baru Bertambah 519 Penderita
Covid-19 lambang ya dok Pikiran Rakyat.
EmitenNews.com - Pandemi Covid-19 kembali mencatatkan kasus baru hari ini, lebih kecil dari tambahan baru kemarin. Indonesia mencatat 519 kasus baru infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) hari ini, Jumat (6/1/2023). Tambahan baru itu lebih kecil dari kasus baru Kamis (5/1/2023), yang mencapai 535 kasus. Meski terus menunjukkan tanda-tanda melandai, mari terus menegakkan protokol kesehatan.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19, mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Kamis (5/1/2023) siang hingga Jumat (6/1/2023), pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan adanya tambahan kasus baru sebanyak 519 orang itu, dengan demikian total kasus infeksi virus Corona di Tanah Air saat ini menjadi 6.722.746 penderita.
Demikian tercatat sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Asal tahu saja, sejak kasus pertama tersebut, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah, sampai hari ini. Pandemi Covid-19 bahkan sudah menjadi momok menakutkan, seperti yang juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya.
Hari ini pemerintah tercatat memeriksa sebanyak 32.677 spesimen dari seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 2.190.
Satgas Penanganan Covid-19 mencatat hari ini pasien sembuh bertambah 563 menjadi 6.553.386 orang. Sementara itu, pasien meninggal bertambah 8 menjadi 160.673 jiwa.
Jadi, mari terus menegakkan protokol kesehatan secara ketat. Ini penting, untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, yang telah melanda negeri kita sejak Senin, 2 Maret 2020, saat kasus perdana diumumkan Presiden Jokowi.
Setelah itu kita berharap virus SARS-CoV-2 ini, enyah dari Tanah Air. Dengan begitu kita semua bisa kembali hidup normal seperti ketika pandemi Covid-19 belum melanda Negeri tercinta ini. ***
Related News
RSCM Umumkan Kondisi Aktivis Korban Penyiraman Air Keras Sudah Stabil
Terjunkan Satgas RAFI 2026, Pertamina Jaga Pasokan-Distribusi Energi
Presiden Minta Hemat Energi Sikapi Konflik Timteng, Ini Langkah ESDM
Mitigasi Krisis, Prabowo Arahkan Efisiensi Bahan Bakar dan Perluas WFA
Diskon Tarif Tol dan WFA Dorong Masyarakat Mudik Lebih Awal
Antisipasi Konflik Timur Tengah, Airlangga Usulkan Perppu Defisit APBN





