Pariwisata Pulih Indonesia AirAsia Perluas Rute Penerbangan Domestik
Memasuki 2026 Maskapai Indonesia AirAsia menambah rute penerbangan domestik. Dok. RiauOnline/AirAsia.
EmitenNews.com - Indonesia AirAsia memperluas rute penerbangan domestik sebagai salah satu strategi pertumbuhan perusahaan pada tahun 2026. Perluasan rute dalam negeri itu juga seiring dengan penambahan dua rute internasional dari Indonesia, serta momentum pemulihan pariwisata setelah Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
“Indonesia AirAsia mengungkapkan rencana pengoperasian penerbangan untuk sejumlah rute domestik utama, yang menghubungkan Surabaya, Makassar, Kendari, Palu dan Luwuk serta rute internasional Denpasar menuju Melbourne dan Da Nang yang akan beroperasi tahun 2026,” kata Plt Direktur Utama Indonesia AirAsia Captain Achmad Sadikin Abdurachman dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (19/1/2026).
Maskapai Indonesia AirAsia juga akan menambah jadwal penerbangan ke Adelaide hingga beroperasi setiap hari sebagai bagian dari penguatan jaringan Australia.
Sadikin juga mengatakan bahwa inisiatif itu diharapkan dapat mengoptimalkan konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan Indonesia bagian timur.
Penguatan peran Makassar sebagai virtual hub juga menjadi bagian dari strategi pemulihan dan pertumbuhan berkelanjutan Indonesia AirAsia ke depan.
Menurut Sadikin, sejalan dengan pengembangan jaringan tersebut, Indonesia AirAsia juga berencana membentuk virtual hub di Makassar (UPG) yang dirancang sebagai sistem yang memungkinkan penumpang terhubung ke lebih banyak tujuan melalui satu bandara transit secara praktis dan efisien.
Juga terdapat reaktivasi total tiga armada yang ditempatkan di Medan dan Surabaya guna mendukung pergerakan penumpang ke berbagai destinasi internasional.
“Pengembangan rute-rute baru ini sejalan dengan potensi pariwisata di masing-masing destinasi yang terus berkembang,” kata Sadikin.
Pariwisata Kota Makassar dinilai terus menunjukkan trend pemulihan seiring penguatan konektivitas udara.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada November 2025 menunjukkan, jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Sulawesi Selatan mencapai 3,29 juta perjalanan, memperkuat peran Makassar sebagai gerbang utama Indonesia bagian timur.
Pada periode yang sama, jumlah perjalanan wisatawan nasional melalui Pintu Kedatangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar tercatat sebanyak 13.008 perjalanan.
Sementara itu, Kendari, Sulawesi Tenggara, dan Palu, Sulawesi Tengah berperan sebagai pintu masuk menuju berbagai destinasi wisata bahari dan alam di Sulawesi.
Kemudian, Luwuk menawarkan daya tarik wisata pesisir, budaya lokal, serta akses ke kawasan Banggai yang semakin dikenal sebagai tujuan wisata unggulan di Indonesia Timur.
Menurut Sadikin, melalui berbagai inisiatif ini, Indonesia AirAsia terus berkomitmen memperluas aksesibilitas penerbangan, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta memberikan pilihan perjalanan udara yang terjangkau bagi masyarakat. ***
Related News
Rupiah Melemah Dekati Rp17 Ribu, Menkeu Purbaya Yakin Segera Menguat
Siap-siap! Besok, Pemerintah Lelang SUN dengan Target Rp33 Triliun
ITDC Gandeng Investor Spanyol Kembangkan Vila Premium di Mandalika
Melonjak Rp40.000, Harga Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta Per Gram
Masih Fase Pertumbuhan, Penerapan DMO Biomassa Dianggap Belum Mendesak
Kuatnya Permintaan Domestik Diprediksi Angkat Sektor-Sektor Berikut





