EmitenNews.com - Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, memperkirakan IHSG rawan profit taking di akhir pekan ini (3/6). Secara teknikal terdapat potensi death cross di overbought area pada Stochastic RSI seiring dengan terbentuknya pola inverted dragonfly doji di Kamis (2/6). Support terdekat berada di kisaran 7.070-7.100.


Pergerakan IHSG tersebut menurutnya dipengaruhi oleh respon pelaku pasar terhadap sejumlah data ekonomi terbaru.

"Pertama inflasi yang naik ke 3.55% yoy di Mei 2022 dari 3.47% di April 2022," kata Valdy. Meski demikian, realisasi tersebut lebih rendah dari perkiraan yang sebesar 3.6% yoy.

Sebelumnya Pemerintah memperkirakan inflasi tahun 2022 akan cenderung mendekati batas atas asumsi dalam APBN, yaitu 4% yoy. Sementara pertumbuhan ekonomi diperkirakan di 4.7%-5.5% yoy, ditopang pertumbuhan net export yang diperkirakan tetap tinggi.

Kedua, penurunan indeks manufaktur ke 50.8 di Mei 2022 dari 51.9 di April 2022. Meskipun turun, indeks manufaktur masih berada di atas batas ekspansi (50).

Oleh sebab itu saham-saham yang menurutnya dapat diperhatikan saat ini kembali ke saham-saham komoditas dan defensive stocks, seperti ADRO, ITMG, INDY, ANTM, UNVR, ACES, WMPP dan MIKA.(fj)