EmitenNews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat Perusahaan "idAAA" untuk PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan peringkat .idAA. untuk Obligasi Subordinasi I/2018. Prospek untuk peringkat Perusahaan adalah "stabil".
Obligasi subordinasi yang diajukan ini diberikan dua peringkat lebih rendah dari peringkat Perusahaan untuk mengakomodasi risiko surat utang tersebut yang dapat diturunkan nilainya jika non-viability event terjadi.
Peringkat mencerminkan posisi pasar superior BBCA dengan keberadaan yang sangat kuat dalam perbankan transaksional, profil likuiditas yang sangat kuat, dan profil permodalan yang sangat kuat, tulis Pefindo dalam rilisnya Jumat (10/3)
Di sisi lain, peringkat juga mempertimbangkan risiko yang dapat muncul dari kompetisi ketat dan kondisi makroekonomi yang penuh tantangan. Peringkat dapat diturunkan apabila posisi pasar, kualitas aset, atau profitabilitas Bank menurun dengan konsisten dan signifikan.
BBCA adalah salah satu bank komersial terbesar di Indonesia, yang menawarkan rentang pelayanan perbankan yang lengkap mencakup pelayanan terhadap nasabah korporat, komersial, konsumer, internasional, dan treasury. BBCA juga menawarkan bisnis pembiayaan konsumen, asuransi, dan pelayanan syariah melalui anak-anak perusahaannya.
Related News
Bank Victoria (BVIC) Amankan Dana 3 Kupon Obligasi Jelang Jatuh Tempo
13x Transaksi, Damai Investama Sukses Jual 9,86 Juta Saham TRJA Rp1,5M
Berinvestasi, Direktur Harum Energy (HRUM) Ini Beli 241 Ribu Saham
Ambil Alih 100% Saham Telkomsigma, TLKM Kuasai Telkom Data Ekosistem
Babakan Penting Adhi Karya (ADHI), Restrukturisasi Usai Teken MRA
Sehatkan Keuangan, PTPP Ajukan Restrukturisasi Obligasi Rp645M





