Pekan Ini Pasar Modal Diwarnai oleh Pencatatan 7 Obligasi, 1 Sukuk Ijarah, dan 1 Saham
:
0
EmitenNews.com -Pada Senin (3/7), terdapat 2 pencatatan obligasi, yaitu Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2023 yang dicatatkan oleh PT MNC Kapital Indonesia Tbk di BEI dengan nilai nominal Rp300 miliar PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat idBBB+ (Triple B plus) untuk obligasi ini dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Selanjutnya, Obligasi II KB Finansia Multi Finance Tahun 2023 resmi dicatatkan oleh PT KB Finansia Multi Finance di BEI dengan nilai nominal Rp1 triliun PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) menetapkan peringkat AAA (idn) (Triple A) untuk obligasi ini dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.
Pada Selasa, (4/7), Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melaksanakan kegiatan corporate social responsibility (CSR). Pada kesempatan ini, CSR SRO bertujuan untuk mendukung percepatan penurunan tingkat stunting yang direalisasikan dalam bentuk alat antropometri serta Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) bagi kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap I Tahun 2023 yang resmi dicatatkan di BEI pada Rabu (5/7) dengan nilai nominal sebesar Rp5 triliun PEFINDO memberikan peringkat idAAA (Triple A) untuk obligasi tersebut. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.
Terdapat 4 (empat) pencatatan obligasi dan 1 (satu) sukuk ijarah yang diterbitkan pada Jumat (7/7). PT Global Mediacom Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023 yang resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal masing-masing sebesar Rp850 miliar untuk obligasi dan sukuk ijarah. PEFINDO menyematkan peringkat idA+ (Single A plus) untuk obligasi dan idA+(sy) (Single A plus syariah) untuk sukuk ini. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat emisi ini.
Related News
BEI Kaji Aturan Saham FCA: Hapus 3 Kriteria hingga Atur Batas ARA
Terkonsentrasi Tinggi, BEI Labeli HSC Saham HATM Sebesar 96,09 Persen
OJK Beber Hong Kong Bakal Jadi Benchmark Demutualisasi Bursa
Pengumuman BEI, Ada Saham Masuk Radar HSC
OJK Tegaskan Pidato Presiden Bukan Pemantik Volatilitas IHSG
BEI Rilis 59 Emiten Terancam Delisting, 18 Daftar Lama Masih Gantung





