Peluang Tekanan Terlihat Jelas, IHSG Dalam Rentang Konsolidasi
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin, Senin (30/1) melemah 26,50 poin atau 0,38% ke level 6.872,48. Total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 17,89 miliar saham dengan total nilai Rp 9,55 triliun.Sebanyak 202 saham naik, 315 saham turun dan 206 saham stagnan.
Menutup bulan pertama di tahun 2023, pergerakannya IHSG diperkirakan masih akan ada di range support di level 6754 dan posisi resistance terdekat ada di 6921, kata William Surya Wijaya CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, Selasa (31/1/2023).
Pergerakan IHSG terlihat kembali dalam rentang konsolidasi wajar dengan peluang tekanan yang cukup terbatas, gejolak terhadap nilai tukar rupiah akan turut memberikan sentimen terhadap pola gerak IHSG dalam beberapa waktu mendatang.
Sedangkan capital inflow yang mulai kembali masuk ke dalam pasar modal Indonesia kembali menunjukkan bahwa minat investasi para investor asing belum surut, hal ini juga merupakan salah satu faktor yang turut mendorong penguatan IHSG dalam jangka pendek.
Saham pilihan untuk hari ini menurut Yugen Sekuritas masih tertuju pada BBCA, ASII, INDF, TLKM, ICBP, AALI, CTRA dan JSMR.
Related News
Trump Beri Tarif 0 Persen Untuk Tekstil RI Yang Bahan Bakunya Dari AS
Sesi I IHSG Terkontraksi ke 8.261, Emiten Prajogo Berguguran
Terpenuhi di DN, Produksi Kendaraan Pick-Up Beri Dampak Rp27 Triliun
Penjualan Sepeda Motor Di Pasar Domestik 2025 Capai 6,4 Juta Unit
Sideways, IHSG Lintasi 8.200-8.350
IHSG Tertekan, Serok Saham AMMN, CMRY, dan TINS





