Pemerintah Antisipasi Deflasi pada Komoditas Cabai
Harga cabai besar di Indonesia saat ini mengalami penurunan. Pemerintah memantau dan berupaya mengatasi deflasi pada komoditas cabai ini.
EmitenNews.com - Harga cabai besar di Indonesia saat ini mengalami penurunan. Pemerintah memantau dan berupaya mengatasi deflasi pada komoditas cabai ini.
Direktur Sayuran & Tanaman Obat Kementan, Andi Muhammad Idil Fitri, mengatakan, langkah pemerintah adalah menyerap hasil cabai dari petani. Hal ini dilakukan agar petani mendapatkan harga yang lebih baik dan stabil.
"Pun juga harus kita waspadai ada komoditas cabe kita ini mengalami deflasi, khususnya yang besar-besar. Bagaimana upaya pemerintah kita ini juga untuk hadir di sana, untuk menyerap dari komoditas petani kita ini," ucapnya dalam rekaman suara yang diterima RRI, Sabtu (16/11/2024).
Sementara itu, harga cabai merah di beberapa daerah sentra produksi tercatat di bawah harga acuan. Harga rata-rata cabai merah saat ini hanya Rp33.200 per kilogram, sementara harga acuan minimalnya adalah Rp55.000.
"Ini daerah-daerah yang khususnya masuk daerah sentra produksi ini harga cabai merah di bawah harga acuan batas bawah. Harga cabai merah tercatat rata-ratanya Rp33.200 per kilogram, sedangkan harga acuan di batas bawahnya Rp55 ribu per kilogram," ucap Deputi III Kepala Staf Kepresidenan, Edy Priyono.
Edy Priyono mengatakan, perlu ada kerja sama antar daerah. Beberapa provinsi, seperti Papua dan Maluku Utara, disarankan untuk membentuk cadangan pangan daerah.
Edy Priyono juga menambahkan bahwa cadangan pangan daerah akan membantu menekan harga. Dengan distribusi dari daerah yang harga komoditasnya lebih murah, masyarakat dapat memperoleh harga yang lebih terjangkau.(*)
Related News
Inilah Profil Jeffrey Hendrik, Pimpinan Sementara BEI
Permintaan Tinggi Angkat HPE Konsentrat Tembaga dan Emas
Dari 23 Subsektor Industri Pengolahan, 20 Di Fase Ekspansi
Bapanas Pastikan Ketersediaan Pangan Pokok Aman Hingga Maret
IKI Januari 2026 Catat Rekor Tertinggi Dalam 49 Bulan
Pemerintah Dan BI Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi 2026





