Pemerintah Buka Kembali Keran Impor Sapi Asal Australia, Sempat Disetop Akibat LSD
:
0
Ilustrasi sapi potong. dok. Liputan6.
EmitenNews.com - Sapi impor dari Australia bakal memenuhi pasar domestik. Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian kembali membuka keran impor sapi asal Negeri Kanguru itu. Impor sapi dari Australia sempat disetop pascaterdeteksi secara klinis penyakit Lumpy Skin Diseases (LSD). Pembukaan kembali keran impor itu, merupakan tindak lanjut dari rapat teknis yang melahirkan reharmonisasi persyaratan impor sapi.
Dalam keterangannya Minggu (10/9/2023), Kepala Barantan, Bambang mengatakan, pada Jumat (8/9/2023), sapi impor asal 7 fasilitas peternakan di Australia dibuka kembali, setelah sempat ditangguhkan akibat LSD.
Pembukaan kembali keran impir sapi itu, sebagai tindak lanjut rapat teknis dengan Pemerintah Australia yang telah berlangsung dua hari, Kamis (7/9/2023) dan Jumat (8/9/2023) di Jakarta.
Pemerintah Indonesia telah menangguhkan impor sapi asal 7 dari 60 fasilitas peternakan di Australia akibat terdeteksi secara klinis penyakit LSD. Hewan sapi impor yang terdeteksi penyakit ini telah dilakukan pemotongan bersyarat dibawah pengawasan dokter hewan karantina.
LSD atau penyakit kulit berbenjol pada hewan sapi ini, tidak bersifat menular kepada manusia, atau non-zoonosis.
Related News
Ingat, Telat Lapor SPT Badan, DJP Hapus Sanksi Hanya Sampai Akhir Mei
TLKM Telat Sampaikan Annual Report 2025 dan Kuartal I, Sampai Kapan?
Perang Bawa Harga Urea Melonjak, Ancam Inflasi Pangan
Probabilitas Resesi Indonesia di Bawah 5 Persen
Harga Minyak Seret Rupiah, Rupee dan Peso Filipina ke Rekor Terendah
Pastikan IEU-CEPA Bisa Berlaku 1 Januari 2027, Industri Senyum Lega





