EmitenNews.com - Pemerintah Singapura secara resmi membantah tudingan pemerintah Indonesia terkait impor gas alam cair (LNG) dari Indonesia yang kemudian diekspor ke negara lain. Bantahan tersebut disampaikan oleh Kementerian Energi, Perdagangan dan Industri (METI) Singapura, Jumat (30/10/2026).

METI menyatakan LNG yang diperdagangkan oleh perusahaan-perusahaan yang berbasis di Singapura biasanya langsung berpindah dari sumbernya ke negara tujuan.

Juru bicara METI manambahkan Singapura berfungsi sebagai pusat perdagangan internasional. Lebih dari 50 perusahaan lokal membeli, memasarkan, dan memperdagangkan LNG yang bersumber dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia.

“Meskipun para pedagang yang berbasis di Singapura membuat keputusan komersial terkait kargo, kargo LNG sebenarnya biasanya langsung berpindah dari sumber ke negara tujuan dan tidak secara fisik melewati Singapura,” kata juru bicara METI sepertidikutip The Straits Times, Jumat (30/10/2026).

Juru bicara tersebut menambahkan bahwa pasar sumber utama bagi para pedagang ini termasuk Amerika Serikat, Australia, dan Malaysia.

“Gas alam yang diimpor dari Indonesia melalui pipa adalah untuk penggunaan domestik, dan bukan untuk ekspor,” tambah juru bicara tersebut.

Tudingan Bahlil

Komentar kementerian tersebut menyusul pernyataan Menteri Koordinator Bidang Hilir dan Transisi Energi Indonesia, Bahlil Lahadalia, pada 29 Oktober. Ia mengatakan bahwa ia yakin sebagian dari 148 kargo LNG yang dikirim Indonesia ke Singapura diperdagangkan dan diekspor kembali, bukan digunakan untuk konsumsi domestik.

“Saya yakin bahwa tidak semua dari 148 kargo yang kita kirim digunakan untuk kebutuhan Singapura sendiri, tetapi sebagian diperdagangkan dan kemudian diekspor ke negara lain,” kata Bahlil kepada wartawan setelah bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan di Jakarta.

Bahlil, yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dan Ketua Partai Golkar, tidak memberikan bukti yang mendukung tuduhan tersebut atau menentukan jangka waktu pengiriman kargo tersebut.