Pendapatan BUMI Tahun 2022 Hanya USD1,8 Miliar, Kontribusi KPC Belum Dihitung
:
0
EmitenNews.com—PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dalam keterangan resmi terkait laporan keuangan melaporkan bahwa perseroan telah meraup pendapatan senilai USD8,532 miliar pada tahun 2022.
Namun dalam laporan keuangan tahun 2022 telah audit, BUMI hanya mencatatkan pendapatan senilai USD1,83 miliar.
Dengan kata lain, terdapat selisih USD6,7 miliar.
Menurut Direktur BUMI, Dileep Srivastava, bahwa pencatatan pendapatan tahun 2022 yang 'hanya' sebesar USD1,8 miliar dikarenakan pendapatan Kaltim Prima Coal tidak dimasukan dalam pendapatan konsolidasi BUMI guna mengikuti Pernyataan Standar Akutansi Keuangan (PSAK) 66 tentang Pengaturan Bersama.
“Pendapatan USD1,8 miliar hanya menghitung pendapatan Arutmin, sedangkan pendapatan KPC dikeluarkan karena kepemilikan BUMI kurang dari 51 persen,” terang dia kepada Pasardana.id, Rabu (29/3/2023).
Related News
PSSI Alihkan 172 Juta Saham Treasuri ke Pemegang Saham, Rasio 30:1
Profitabilitas BMRI Menguat, Laba Naik 20,7% Jadi Rp45,5T di Q3 2026
OCBC NISP Perkuat Bisnis Wealth Management, AUM Tembus Rp374 Triliun
BEI Helat RUPSLB 28 Oktober, Bahas Demutualisasi hingga Wacana Dividen
Protelindo Siap Setor Dividen Interim Sekitar Rp176 Miliar ke TOWR
WIKA Lepas Seluruh Saham Winner Senilai Rp641 Juta ke WIKA Recon





