Pengendali Serok Saham BSDE Rp1,32T, Free Float Kesedot Jadi Segini
:
0
BSD City, proyek properti milik PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) yang tergabung dalam Sinar Mas Group
EmitenNews.com - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Efek (LBRE) untuk periode akhir April 2025. Ada yang menarik perhatian pada laporan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia pada Jumat, (8/5/2026) tersebut.
PT Paraga Artamida yang merupakan pemegang saham pengendali Perseroan dilaporkan mencatat penambahan 1,507 miliar saham, yaitu menjadi 10,294 miliar saham atau setara 48,26% kepemilikan. Di laporan bulan sebelumnya, jumlah saham BSDE milik Paraga tercatat sebesar 8,541 miliar saham atau setara 40,35%.
Penambahan kepemilikan dalam jumlah masif oleh pemegang saham pengendali BSDE itu setara dengan 8,09% kepemilikan dan dilakukan hanya dalam satu kali transaksi.
Melalui laporan tertanggal 6 Mei 2026, manajemen BSDE mengungkap bahwa pemegang saham pengendalinya itu melakukan pembelian saham untuk tujuan investasi.
Tansaksi pembelian itu sendiri dilaksanakan pada 28 April 2026 pada harga Rp880 per saham. Dengan demikian total nilai transaksi mencapai Rp1,326 triliun.
Usai transaksi, porsi kepemilikan Paraga Artamida otomatis melesat seperti disebutkan di awal.
Free Float Susut
Di lain sisi, pembelian saham BSDE dalam jumlah signifikan oleh pemegang saham pengendali itu mendorong kepemilikan publik (free float) menyusut.
Dalam LBRE periode akhir April 2026 itu, manajemen BSDE melaporkan penurunan drastis porsi free float perseroan yaitu dari 27,41% pada akhir Maret 2026 menjadi hanyak 18,95% di akhir bulan berikutnya.
Meski demikian, besaran free float itu masih berada di atas ketentuan yang berlaku saat ini yaitu minimal 15%.
Seiring penurunan porsi free float, dilaporkan jumlah pemegang saham perseroan merosot 293 pihak yaitu dari 29.009 pada akhir Maret 2026, menjadi 28.716 pihak di akhir April 2026.
Related News
Catat Laba Meningkat, DEWI Fokus Ekspansi dan Tak Bagi Dividen
GPRA Bidik Pertumbuhan Kinerja Hingga 10 Persen
DSSA Eksekusi Transaksi Jumbo, Telisik Tujuan Strategisnya
Komitmen, GPRA Bagi Dividen 5,09 Persen Laba
DEWA Jadwal Dividen Perdana, Cum Date 7 Juli 2026
Hapsoro Absen, ini Jadwal Right Issue SINI Rp3,6 Triliun





