Perang Tarif Reda, IHSG Susuri Zona Hijau
:
0
Seorang pengunjung mengabadikan pergerakan saham melalui smartphone. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street ditutup menguat seiring asa hasil positif perundingan dagang Amerika Serikat (AS), dan China. Negoisasi hari kedua antara dua negara berlangsung di London, Inggris. Negosiasi diharap berakhir Selasa malam waktu setempat namun jika diperlukan akan berlanjut pada Rabu.
Howard Lutnick, menteri perdagangan AS, dan menjadi salah satu perwakilan terlibat dalam perundingan menyatakan pembicaraan dengan China berjalan dengan baik. Di mana, perundingan dua negara kaya tersebut disertai energi positif untuk mencapai kesepakatan.
Penguatan indeks bursa Wall Street diprediksi menjadi sentimen positif pasar. Mulai ada aksi beli investor asing, dan lanjutan penguatan rupiah berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
So, sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 11 Juni 2025 diprediksi melanjutkan penguatan dengan kisaran support 7.170-7.110, dan resistance 7.290-7.350. Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan mengoleksi saham BBCA, BMRI, BBRI, SMGR, MEDC, dan ERAA sebagai bahan koleksi. (*)
Related News
Bobol Jembatan Kripto, Peretas Korut Kuras USD38 Juta Dalam 7 Jam
Wamenkomdigi Ingatkan Risiko AI di Sektor Keuangan dan Kesehatan
Top Losers Sepekan, MORA, ENRG, IFSH Kompak Ambles 29 Persen
Top Gainers Sepekan, Ada Eks Saham Gocap, MMIX hingga TMPO
IHSG Turun 7 Persen Sepekan, Market Cap Jebol ke Rp8.862 Triliun
Tuna dan Gurita RI Laris, Raup Rp522 Miliar di Conxemar 2026





