Performa Jeblok, Pengendali AMMN Buang 190 Juta Lembar
Sejumlah kendaraan alat berat tengah beraksi di area pertambangan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - AP Investment menurangi timbunan saham Amman Mineral Internasional (AMMN). Itu dilakukan sang pengendali itu, dengan melepas 190 juta saham perseroan. Transaksi senyap tersebut telah dipatenkan pada 25 Maret 2026.
Pelaksanaan transaksi dibidani sejumlah sekuritas. Broker terlibat antara lain OCBC Sekuritas Indonesia, CGS International Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Lotus Andalan Sekuritas, Citi Bank NA, Bank Maybank Indonesia, dan But Deutsche Bank AG.
Dengan penuntasan transaksi itu, koleksi saham Amman dalam pangkuan AP Investment mengalami dilusi. Tepatnya, tersisa 11,01 miliar eksemplar alias setara 15,19 persen. Berkurang dari sebelum transaksi dengan tabulasi 11,2 miliar saham atau 15,45 persen.
Sayangnya, transaksi dilakukan dalam tradisi senyap. Harga jual, nilai, dan tujuan transaksi masih misteri. Merujuk penutupan perdagangan edisi 25 Maret 2026 di level Rp4.680, transaksi tersebut bernilai tidak kurang dari Rp889,2 miliar.
Di sisi lain, sepanjang 2025 Amman mengemas laba bersih USD248,97 juta. Anjlok 60,90 persen dibanding edisi sama tahun sebbelumnya senilai USD636,89 juta. Penjualan bersih USD1,84 miliar, drop 30,82 persen dari posisi sama akhir 2024 senilai USD2,66 miliar. Laba kotor USD835,62 juta, menukik dari USD1,34 miliar.
Total ekuitas terakumulasi sebesar USD5,43 miliar, mengalami lonjakan dari USD5,24 miliar. Jumlah liabilitas tercatat USD8,43 miliar, mengalami pembengkakan dari akhir 2024 senilai USD5,87 miliar. Total aset USD13,87 miliar, melejit dari akhir tahun sebelumnya USD11,12 miliar. (*)
Related News
DOID Borong Saham 29Metals USD10,7 Juta, Simak Alasannya
PYFA Caplok Asia Venture USD6,57 Juta, Intip Lengkapnya
Kian Memburuk, Emiten Sri Tahir (MPRO) Defisit Rp211,96 Miliar
Meroket Ribuan Persen, Grup Bakrie (DEWA) Serok Laba Rp4,3 Triliun
Keluar FCA! Saham Garuda (GIAA) Melesat Saat IHSG Terkoreksi
Nominal Fantastis, Ada Transaksi Saham di Pasar Nego Rp18,77 Triliun





