Perjanjian IEU-CEPA Diteken 23 September, Target Bisa Dimulai 2027
:
0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok. Jawa Pos.
EmitenNews.com - Dokumen Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), dijadwalkan akan ditandatangani pada 23 September 2025. Perjanjian kemitraan ekonomi Indonesia dan Uni Eropa itu, dirancang untuk membuka pintu pasar lebih lebih lebar antara Indonesia dan Uni Eropa. Tetapi, masih perlu melalui sejumlah proses, yang diperkirakan baru bisa dimulai pada 2027.
“Untuk IEU CEPA Insya Allah ditandatangani tanggal 23 September 2025. Ini full agreement-nya akan ditandatangani sehingga tinggal berproses di parlemen masing-masing,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadiri diskusi bersama Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Untuk kepentingan tersebut, Komisioner Perdagangan Komisi Eropa Maroš Šef?ovi? akan hadir di Indonesia untuk melaksanakan penandatanganan.
Meski demikian, perjanjian IEU-CEPA tidak akan langsung berlaku. Kesepakatan ini terlebih dahulu harus melalui proses persetujuan pada parlemen 27 negara anggota Uni Eropa.
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono menjelaskan, untuk di Indonesia, proses ratifikasi relatif lebih cepat yakni sekitar 1-2 bulan.
Namun, di Uni Eropa bisa memakan waktu 10-12 bulan karena harus melewati tahapan administratif dan legislasi nasional.
Tahapan selanjutnya yakni ratifikasi dan penyusunan undang-undang oleh DPR RI yang diperkirakan berlangsung pada kuartal II hingga kuartal IV 2026.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana maka implementasi penuh IEU-CEPA ditargetkan bisa dimulai pada kuartal I 2027.
IEU-CEPA merupakan kesepakatan dagang dan investasi yang dirancang untuk membuka pintu pasar yang lebih lebih lebar antara Indonesia dan Uni Eropa.
Perjanjian tersebut mencakup sejumlah kerja sama di bidang peningkatan perdagangan, investasi dan jasa, hingga regulasi dan standar perdagangan.
Related News
Bawa Investasi Rp1,12T, Hoi Fu Paper Bangun Pabrik di KEK Kendal
Tekad Sudah Bulat, Bahlil Ungkap Tantangan Wujudkan Substitusi LPG
Realisasi Investasi DIY Rp2,01 Triliun, Ditopang Sleman dan Yogyakarta
Luncurkan Proyek PLTS Mentari Nusantara, PLN Dukung Target NZE 2060
Ingat, Telat Lapor SPT Badan, DJP Hapus Sanksi Hanya Sampai Akhir Mei
TLKM Telat Sampaikan Annual Report 2025 dan Kuartal I, Sampai Kapan?





