Perkuat Perdagangan Digital, Infi Commerce Group Caplok 11 Persen Sahami MCAS
Dalam keterangan pers juga disebutkan, akuisisi saham sebesar 11% dari MCAS merupakan keputusan investasi jangka panjang yang strategis untuk InfiCom Group dan menandai tonggak sejarah dalam perjalanannya untuk memperkuat infrastruktur B2B di wilayah ini.
InfiCom Group bermaksud untuk mengeksplorasi kolaborasi strategis lebih lanjut untuk mendukung pertumbuhan domestik dan internasional MCAS, melalui ekspansi regional dan peluang bisnis lintas batas.
InfiCom Group mengantisipasi bahwa kemitraan dengan MCAS yang terus dijalin memiliki potensi untuk lebih meningkatkan penawaran pelanggan melalui penyediaan solusi O2O2O untuk UKM dan regional merchants serta merek mereka di seluruh penjuru Asia Selatan dan Tenggara, sehingga akan mendukung pertumbuhan MCAS lebih lanjut.
Sebagai bagian dari langkah selanjutnya, InfiCom Group akan melakukan: Identifikasi peluang pertumbuhan untuk MCAS di Asia Tenggara dan India. Menjelajahi peluang cross-selling dan upselling dari dalam ekosistem sebagai permainan sinergis di sektor ini
Sementara itu, Penasihat Strategis InfiCom Group, Sharon Sim, berkomentar, “Digitalisasi UKM dan UMKM adalah fondasi untuk membangun ekonomi digital yang berkelanjutan. Digabungkan dengan kemampuan pemenuhan dan solusi bisnis yang didukung dengan teknologi antara InfiCom Group dan MCAS, kami bertujuan untuk membangun salah satu jaringan end-to-end terbesar dan terkuat untuk pelaku bisnis dan merek di Indonesia dan seluruh Asia Tenggara, agar semakin meningkatkan semua bentuk perdagangan digital."
Adapun Jahja Suryandy selaku Managing Director MCAS mengatakan, “Selama bertahun-tahun perusahaan telah membangun jaringan distribusi yang sangat kuat dengan infrastruktur digital yang masif. Sekarang, MCAS berada dalam fase di mana titik-titik yang terhubung melalui struktur jaring laba-laba dan mekanisme open API juga pada saat yang sama menjaga netralitas untuk semua penyedia layanan. Masa depan MCAS dari sini adalah pertumbuhan yang agresif dan profitabilitas yang kami sebut MCAS 4.0.”
Related News
Fundamental Solid, Kredit BBNI Melesat 16 Persen
Kinerja IOTF Solid, EBITDA Meningkat Dua Kali Lipat
Kuartal III 2025, Laba HEXA Terpangkas 12,36 Persen
Mumpung Drop, Pengendali IMPC Serok 51,88 Juta Lembar
Susul Dirut, Ibu Kandung CIO Danantara Cabut dari LPKR
Grup Sinarmas (SMAR) Mulai Tawarkan Surat Utang Rp1,2 TriliunĀ





