Perkuat Posisi, Buana Graha Utama Kini Kuasai 47,72 Persen Saham MICE
Ilustrasi PT Multi Indocitra Tbk (MICE). Dok. Ist.
EmitenNews.com - PT Buana Graha Utama, pemegang saham pengendali PT Multi Indocitra Tbk (MICE), melakukan aksi pembelian saham perusahaan. Dengan transaksi yang dilakukan dengan tujuan untuk investasi, perseroan kini menguasai 47,72 persen saham MICE.
Dalam keterbukaan informasi yang dilaporkan pada Jumat (7/11/2025), diketahui bahwa PT Buana Graha Utama membeli sebanyak 42.600 lembar saham MICE. Transaksi ini dilakukan pada 5 November 2025 dengan harga pelaksanaan Rp625 per saham.
Pembelian saham yang dilakukan secara langsung (direct) ini dilaporkan oleh Corporate Secretary MICE, Ali Arifin, sebagai bentuk pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi bagi pemegang saham tertentu.
Sebelum transaksi ini, PT Buana Graha Utama telah memiliki 286.283.018 saham, yang setara dengan 47,71% dari total saham perusahaan.
Lalu, dengan adanya pembelian 42.600 lembar saham ini (setara 0,0071% saham yang ditransaksikan), total kepemilikan saham PT Buana Graha Utama di MICE kini meningkat menjadi 286.325.618 lembar saham , atau setara dengan 47,72% dari seluruh saham MICE.
Pada 3-4 November lalu, PT Buana Graha Utama selaku pemegang saham pengendali PT Multi Indocitra Tbk (MICE) juga telah menambah porsi kepemilikan sahamnya.
Dalam keterangan tertulisnya Rabu (5/11/2025), Corporate Secretary MICE, Ali Arifin menyampaikan bahwa PT Buana Graha Utama telah membeli saham MICE sebanyak 100.600 lembar saham pada harga Rp605-Rp630 per helai.
PT Buana Graha Utama pernah membeli saham MICE sebanyak 20.300 lembar saham diharga Rp500 per saham pada tanggal 23 Oktober 2025. ***
Related News
Tekanan Berlanjut, Rugi Cashlez Tembus Rp68 Miliar Pada 2025
Awal 2026, Penjualan Batu Bara RMKE Tumbuh 4 Kali Lipat
MEJA Tutup Buku Waran Seri I, 318 Juta Saham Baru Masuk Pasar
Likuiditas Terjaga, TAFS Siap Bayar Obligasi Rp371,52 Miliar
TRON Siapkan Penambahan Usaha Baru, Dua Komisaris Malah Mundur
Buyback 3 Bulan Dimulai, RMKE Baru Serap Rp9,9M dari Anggaran Rp200M





