Pertamina Ungkap Dua Kapal Tanker Belum Bisa Lewat Selat Hormuz
:
0
Ilustrasi Situs pelacak perjalanan kapal Vessel Finder per Sabtu sore, dua kapal tanker yang beroperasi untuk Pertamina itu masih berada di wilayah Teluk Persia. Kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi; sedangkan Kapal Gamsunoro di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab. Dok. PIS.
EmitenNews.com - Sinyal positif yang sempat disebut Menlu Sugiono berkaitan dengan tertahannya dua tanker Pertamina di Selat Hormuz, ternyata tak kunjung menyala. Sejauh ini, Pertamina masih mengupayakan pembebasan dua kapal tanker yang masih tertahan di Teluk Persia akibat perang antara Amerika Serikat bersama Israel melawan Iran itu. Otoritas Iran belum memberikan izin dua kapal pengangkut minyak itu melewati Selat Hormuz.
Kepada pers, Kamis (16/4/2026), Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita menyampaikan, posisinya masih sama. Pertamina terus memonitor perkembangan situasi di Selat Hormuz yang sangat dinamis.
“Kami terus berkoordinasi dan konsultasi juga dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk Kementerian Luar Negeri,” ujar Arya Dwi Paramita.
Pertamina menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran (KBRI Tehran), dan pihak-pihak lainnya yang turut berupaya membebaskan dua kapal tanker Pertamina, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro tersebut.
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyampaikan Pertamina terus menjalin komunikasi dengan kru yang berada di kapal untuk memastikan keamanan atas awak kapal.
Pertamina International Shipping berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, seperti pihak asuransi dan lainnya
Selain berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri, Baron juga menyampaikan Pertamina melalui Pertamina International Shipping berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, seperti pihak asuransi dan lainnya. Dengan begitu, apabila suasana atau situasi sudah memungkinkan, kapal tersebut diharapkan bisa segera melewati Selat Hormuz.
Seperti diketahui dua kapal tanker Pertamina dilaporkan tertahan di perairan dekat Selat Hormuz sejak awal Maret 2026 akibat penutupan jalur tersebut. Kementerian Luar Negeri memastikan bahwa Pemerintah Iran telah merespons positif permintaan Pemerintah Indonesia supaya kapal tersebut dapat melintas dengan aman.
Tindak lanjut telah dijalankan pihak-pihak terkait, khususnya perwakilan RI di Teheran, dalam aspek teknis dan operasional. Sayangnya, sejauh ini belum dapat dipastikan kapan kapal tanker tersebut bisa keluar dari Selat Hormuz.
Situs pelacak perjalanan kapal Vessel Finder per Sabtu sore, dua kapal tanker yang beroperasi untuk Pertamina itu masih berada di wilayah Teluk Persia. Kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi; sedangkan Kapal Gamsunoro di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab.
Related News
Wisman ke Indonesia Capai 1,25 Juta Orang, Didominasi Warga Asing Ini
Presiden Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Ada Apa?
Bacakan Pleidoi, Nadiem Sedih Disebut Penjahat Kerah Putih
Butuh Sepertiga Luas Batam di Jawa Untuk Bangun PLTS 100 GW
Segera Panggil Dua Anggota DPR, KPK Pastikan tak ada Tekanan Politik
Tuntaskan Kasus Korupsi Bea Cukai, KPK Sudah Periksa 20 Forwarder





