EmitenNews.com - Bank Panin (PNBN) bakal menawarkan obligasi senilai Rp2,71 triliun. Surat utang itu, bagian dari penawaran obligasi berkelanjutan IV dengan proyeksi Rp15 triliun. Nah, sekitar Rp6,67 triliun dari jumlah itu, telah menyapa selaku pasar. 

Obligasi kali akan ditawarkan dalam dua seri. Seri A sebesar Rp1,7 triliun dengan tingkat bunga tetap 5,90 persen per tahun berdurasi 3 tahun. Pembayaran kembali pokok obligasi dilakukan secara penuh saat tanggal pelunasan pokok obligasi. Seri B senilai Rp1 triliun dengan tingkat bunga tetap 6,15 persen per tahun berjangka 5 tahun. 

Pembayaran kembali pokok obligasi dilakukan saat tanggal pelunasan pokok obligasi. Bunga obligasi dibayar setiap 3 bulan. Pembayaran bunga obligasi pertama dilakukan pada 25 Mei 2026, dan pembayaran bunga obligasi terakhir akan dibayar pada tanggal jatuh tempo, yaitu 25 Februari 2029 untuk Seri A, dan 25 Februari 2031 untuk Seri B. 

Dana hasil obligasi setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk modal kerja dalam pengembangan usaha terutama dalam pemberian kredit. Dengan demikina, jadwal penerbitan surat utang perseroan menjadi sebagai berikut. 

Masa penawaran umum pada 13-20 Februari 2026. Penjatahan pada 23 Februari 2026. Distribusi secara elektronik pada 25 Februari 2026. Pengembalian uang pemesanan pada 25 Februari 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 26 Februari 2026. (*)