Pola Tekanan Masih Terlihat, IHSG Berpotensi Kembali Melemah
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (5/10) menguat tipis 3,12 poin atau 0,04% ke level 7.075,38. Total volume perdagangan saham mencapai 25,67 miliar saham dengan total nilai Rp 12,22 triliun. Sebanyak 301 saham naik, 223 saham turun dan 173 saham stagnan.
William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas mengatakan hari ini IHSG berpotensi kembali mengalami pelemahan, Kamis (6/10/2022) bakal bergerak pada range support di level 6872 dan posisi resistance 7236. Sedangkan capital inflow secara ytd masih menunjukkan minat investasi yang cukup tinggi ke dalam pasar modal Indonesia.
Perkembangan pergerakan IHSG masih belum menunjukkan kekuatan naik yang meningkat sehingga diperkirakan pola tekanan masih akan terlihat hingga beberapa waktu mendatang, sedangkan kinerja emiten yang diperkirakan akan meningkat sepanjang Q3 akan dapat memberikan sentimen positif terhadap IHSG dalam beberapa waktu mendatang.
Saham pilihan Yugen Sekuritas pada tengah pekan ini adalah HM Sampoerna (HMSP),Gudang Garam (GGRM), Wika Beton (WTON), Wijaya Karya (WIKA), PP Persero (PTPP), Jasa Marga (JSMR), Bank BCA (BBCA), Unilever Indonesia (UNVR) dan Indofood CBP (ICBP).
Related News
10 Sektor Jadi Pendorong, IHSG Awal Pekan Tancap Gas ke 8.859,19
3 Emiten Asuransi Paling Terdampak POJK 23, Bakal Aksi Korporasi Baru?
Perkuat Strategi, Manulife Indonesia Gelar Mega Kick Off 2026
18 dari 19 Emiten Saham Asuransi Kompak Ngegas Hari Ini, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Klaim Produksinya di 2025 Lampaui Target
Tambang Menggeliat, IHSG Tembus 8.804,84 di Sesi I





