POSCO Ambil Kendali, SGRO Lepas Nama Sampoerna dan Ganti Logo
Ilustrasi transisi logo baru SGRO ke logo lama. Ilustrasi foto: EmitenNews.com/Aji.
EmitenNews.com - Emiten sawit bekas asuhan Sampoerna Grup, PT Sampoerna Agro Tbk. kini berganti nama menjadi PT Prime Agri Resources Tbk., menyusul putusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Selasa, 13 Januari 2026.
Sekretaris Perusahaan SGRO, Eris Ariaman dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Rabu (14/1). menyampaikan bahwa perubahan nama tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Nomor AHU-0001439.AH.01.02.TAHUN 2026 tertanggal 13 Januari 2026.
Aris menjelaskan bahwa RUPSLB telah meresmikan perubahan nama Perseroan dari PT Sampoerna Agro Tbk menjadi PT Prime Agri Resources Tbk. Seiring transformasi tersebut, Perseroan juga akan memperbarui logo perusahaan sebagai bagian dari identitas baru.
Selama masa transisi, kegiatan usaha Perseroan dipastikan tetap berjalan normal. Adapun terkait perubahan alamat surat elektronik dan identitas korespondensi lainnya, Perseroan akan menyampaikan pemberitahuan lanjutan kepada publik.
Sebagai catatan, transformasi SGRO ini terjadi setelah POSCO International Corp. resmi menjelma menjadi pemegang saham pengendali. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut mencaplok 65,72 persen saham pengendali Sampoerna Agro dengan nilai transaksi sekitar 1,3 triliun won atau setara Rp14,8 triliun, sebagai rangkaian strategi ekspansi rantai bisnis biofuel dan minyak sawit globalnya.
Melalui akuisisi tersebut, POSCO International menambah sekitar 128.000 hektare perkebunan kelapa sawit ke dalam portofolionya di Indonesia. Jika digabungkan dengan aset yang telah dimiliki sebelumnya, total lahan perkebunan sawit POSCO di Indonesia kini mencapai sekitar 150.000 hektare. (*)
Related News
Raup Pendapatan Rp2,28T, Prodia (PRDA) Siap Ekspansi Klinik Spesialis
Pefindo Tetapkan Peringkat idA+ Untuk Barito Pacific (BRPT)
CASA Melejit 20 Persen, Permata Bank (BNLI) Raup Laba Rp3,6T di 2025
Serok Harga Atas, BSDE Bikin Free Float DUTI Kurang 1 Persen
Danantara Garap Rusun di Meikarta, Grup Lippo (LPCK) Luruskan Ini
Anjlok 36 Persen, 2025 Laba PLIN Sisa Rp639,34 Miliar





