Presiden Pastikan Stadion Kanjuruhan Dibangun Ulang Sesuai Standar FIFA, Biaya dari Pusat
Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, akan dirombak dan dibangun ulang sesuai standar FIFA. dok. Liputan6.
EmitenNews.com - Ini tindak lanjut dari tragedi Kanjuruhan, yang menewaskan 132 jiwa Aremania. Presiden Joko Widodo mengatakan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, akan diruntuhkan dan dibangun kembali sesuai standar Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Saat bertemu President FIFA Gianni Infantino di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022), Presiden mengungkapkan, Gianni Infantino mengapresiasi rencana itu, dan siap ikutan berinvestasi. Taksiran Menpora anggarannya Rp400 miliar.
Pembangunan kembali Stadion Kanjuruhan tersebut akan menerapkan fasilitas lebih memadai. Stadion Kanjuruhan yang baru itu nantinya juga akan menjadi contoh stadion di Indonesia dengan fasilitas yang menjamin keselamatan penonton, pemain, hingga suporter.
Pertemuan antara Jokowi dan Infantino melahirkan kesepakatan kedua belah pihak untuk bersama-sama melakukan transformasi sepak bola di Indonesia. Semua itu, tindak lanjut pemerintah atas tragedi memilukan, usai laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, dalam Liga 1 2022/2023 Indonesia, di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.
Presiden Jokowi dan President FIFA Gianni Infantino juga berdiskusi terkait berbagai aspek sepak bola. Antara lain manajemen stadion, manajemen keamanan pertandingan sepak bola, manajemen pertandingan, hingga manajemen suporter.
Ditanggung pemerintah pusat
Presiden Jokowi memastikan biaya untuk pembangunan ulang Stadion Kanjuruhan tersebut, akan ditanggung oleh Pemerintah pusat. FIFA berjanji akan berpartisipasi. Tetapi, sejauh ini belum diketahui dalam bentuk apa urunan yang dijanjikan Infantino itu. Kepastiannya akan dilanjutkan dalam pertemuan berikutnya.
Stadion Kanjuruhan yang diresmikan pada 4 Juni 2004 oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, dibangun sejak 1997, dengan biaya Rp35 miliar. Untuk pembangunan kembali, menurut kajian pihak Kementerian Pemuda dan Olahragai, membutuhkan anggaran Rp400 miliar.
Tetapi, Pemerintah Kabupaten Malang sebelumnya telah mengajukan pendanaan senilai Rp580 miliar. Bupati Malang M Sanusi mengatakan, anggaran sebesar itu, merupakan hasil kajian dari Dinas Permukiman dan Cipta Karya, Kabupaten Malang. Sebelumnya, Pemkab Malang mengajukan proposal dengan biaya Rp800 miliar.
"Kalau Menpora kemarin itu antara Rp400 miliar, pengajuan saya Rp 580 miliar. Untuk tribun keliling, dulu proposal yang saya ajukan Rp800 miliar, sudah saya sampaikan ke Presiden Jokowi," katanya.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono siap menindaklanjuti temuan dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Stadion Kanjuruhan. Salah satunya adalah melakukan renovasi stadion yang akan dimulai pada 2023. ***
Related News
Ini Alasan Kenapa Sebaiknya Tidak Menambah Risiko Pada Portofolio Anda
Toyota Taklukan Ford di Pasar Mobil Listrik AS
Simak! Michael Yeoh Beber Konsep Container Money
Chery QQ3 EV Pesaing BYD Atto 1 Resmi Diluncurkan, Harga Rp130 Jutaan
Di Tengah Penjualan yang Anjlok, Honda Indonesia Ganti Pucuk Pimpinan
Minat EV Melonjak Seiring Perang yang Menyebabkan Harga BBM Meroket





