Private Placement 393,45 Juta Lembar, Bali Towerindo (BALI) Buru Restu Investor
:
0
EmitenNews.com - Bali Towerindo Sentra (BALI) akan menggelar private placement 393.459.250 helai alias 393,45 juta lembar. Pengeluaran saham baru itu setara 10 persen dari modal ditempatkan, dan disetor penuh perusahaan. Saham anyar itu, dibalut nilai nominal Rp20 per lembar.
Aksi itu, dilatari keinginan perseroan untuk pengembangan kegiatan usaha, baik dilaksanakan sendiri maupun melalui entitas usaha, dan/atau afiliasi. Selain itu, juga untuk pembayaran dan/atau pelunasan sebagian dan/atau seluruh utang fasilitas kredit kepada Bank Mandiri (BMRI), fasilitas kredit Bank Victoria International (BVIC), dan fasilitas pinjaman Indonesia Infrastructure Finance (IIF).
Manfaat aksi itu, sebagai sumber dana alternatif untuk efektivitas arus kas (cash flow), pengembangan kegiatan usaha, dan memperbaiki rasio utang terhadap ekuitas. Selain itu, juga dapat menarik dan bekerja sama dengan investor-investor strategis yang berminat menginvestasi modal sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perseroan.
Aksi tersebut akan berakibat dilusi 9,0909 persen kepemilikan saham para investor. Namun demikian, dampak positif dari pelaksanaan private placement memberi nilai bagi para pemegang saham melalui pertumbuhan usaha dari peningkatan struktur permodalan, dan pengembangan usaha.
Hajatan itu, akan dilaksanakan setelah mendapat restu pemegang saham. Di mana, perseroan akan meminta izin investor melalui rapat umum pemegang saham luar biasa pada Rabu, 31 Mei 2023 di The Autograph Tower, Lantai 77 Jalan MH Thamrin nomor 10, Thamrin Nine Complex, Jakarta Pusat. (*)
Related News
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026
TPIA Jelaskan Penurunan Laba, H1-2025 Didorong Keuntungan Sekali Saja
Sales Rp65T, Core Profit INDF Naik meski Laba Bersih Tertekan Kurs
Naik 6,8 Persen, Bank Neo (BBYB) Cetak Laba Bersih Rp294,85 Miliar
Terus Ciptakan Nilai Tambah, SBMA Perkuat Transformasi Keberlanjutan
Akselerasi Transformasi TLKM 30, Raih Pendapatan Konsolidasi Rp75,9T





