Proyeksi Kadin Ekonomi Tumbuh 5,4 Persen, Perlu Tiga Komponen Ini
:
0
Ilustrasi aktivitas perdagangan di pasar tradisional. Dok. SINDOnews.
EmitenNews.com - Kadin Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,4 persen pada 2026. Angka pertumbuhan itu dapat dicapai bila tiga komponen ekonomi dapat dioptimalkan. Salah satunya sektor konsumsi.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengemukakan hal tersebut kepada wartawan usai kegiatan Global & Domestic Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Komponen pertama adalah konsumsi domestik. Dalam konteks ini, pemerintah perlu memastikan belanja pemerintah dapat makin produktif dan efektif agar bisa bekerja secara optimal dalam mendorong kinerja konsumsi.
Belanja pemerintah yang berwujud inisiatif program sosial, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, perlu dipastikan berjalan dengan efektif serta melibatkan pelaku dunia usaha dari sektor riil.
Belanja daerah juga dianggap perlu menjadi perhatian. Anindya mengatakan belanja pemerintah perlu dipastikan terdistribusi secara optimal ke berbagai daerah.
“Bagaimana supaya belanja pemerintah ini makin produktif, efektif, sehingga bisa sampai kepada daerah-daerah yang tahun 2025 mungkin masih mendapatkan efek efisiensi,” jelasnya.
Kedua yaitu perdagangan. Indonesia sudah memiliki kinerja perdagangan yang makin positif. Maka dari itu, sektor perdagangan perlu benar-benar dimanfaatkan.
Komponen ketiga adalah investasi. Anindya meyakini kinerja investasi pada 2026 bakal makin tumbuh positif mengingat adanya peran dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Indonesia juga mencetak kinerja pertumbuhan dan stabilitas ekonomi yang terjaga.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis sudah mempunyai modal memadai untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2026.
Related News
Obligasi dan Sukuk PLN Senilai Rp683,2 Miliar Jatuh Tempo 1 Agustus
Kinerja Menggembirakan, Laba Maybank (BNII) Meningkat 21,2 Persen
Indef Nilai Margin Bunga Bersih Bank Turun Perkuat Akses KPR Subsidi
Pemerintah Miliki Utang ke Pupuk Indonesia, Naik Jadi Rp21 Triliun
Harga Pertamax Resmi Turun, Tapi Minimalis, Cek Daftarnya Terbarunya
Calon Gubernur BI Masih Digodok, Begini Syarat Wajib dari Prabowo





