PTPP Ungkap Transaksi Jumbo
RSUD Rengasdengklok hasil garapan PT PP. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - PT PP (PTPP) bakal mendapat dana segar senilai Rp1,41 triliun. Dana taktis itu, didapat dari divestasi 81 persen saham anak usaha yaitu PP Infrastruktur. Saham setara 621.161 lembar itu, dilepas kepada Varsha Zamindo Laksana.
Transaksi itu dilatari oleh keinginan perseroan untuk meningkatkan efisiensi operasional, dan kualitas proyek. Itu penting untuk mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan, dan menyelaraskan portofolio investasi. Dengan demikian, dapat menciptakan nilai optimal melalui konsolidasi, dan pengelolaan risiko secara efektif.
Perseroan melakukan penataan kembali portfolio dengan melakukan divestasi saham dari portofolio sehingga dapat lebih fokus pada bisnis inti (back to core). Optimalisasi struktur perusahaan adalah proses penyesuaian, dan perbaikan struktur organisasi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kinerja secara keseluruhan.
Transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan akhir menciptakan struktur yang efektif, fleksibel, dan adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis. Dengan optimalisasi struktur perusahaan, perseroan dapat meningkatkan kinerja, mengurangi biaya, dan meningkatkan kemampuan bersaing pasar.
Selanjutnya, dana hasil divestasi dapat meningkatkan arus kas bagi operasional perseroan dan/atau dapat digunakan untuk mengembangkan usaha bisnis inti. Dana hasil divestasi akan menambah likuiditas karena berkurangnya utang, dan terdapat peningkatan dari sisi profitabilitas karena berkurangnya beban keuangan.
Menyusul penuntasan transaksi itu, strukturasi pemegang saham PP Infrastruktur menjadi sebagai berikut. Varsha Zamindo Laksana mengempit 621.161 lembar alias 81 persen. Lalu, PT PP mengemas 18,15 persen atau mengalami dilusi 81 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 99,15 persen. (*)
Related News
Tekanan Berlanjut, Rugi Cashlez Tembus Rp68 Miliar Pada 2025
Awal 2026, Penjualan Batu Bara RMKE Tumbuh 4 Kali Lipat
MEJA Tutup Buku Waran Seri I, 318 Juta Saham Baru Masuk Pasar
Likuiditas Terjaga, TAFS Siap Bayar Obligasi Rp371,52 Miliar
TRON Siapkan Penambahan Usaha Baru, Dua Komisaris Malah Mundur
Buyback 3 Bulan Dimulai, RMKE Baru Serap Rp9,9M dari Anggaran Rp200M





