Punya Saham SUDI? Delisting 2008, Kini Mau Buyback Rp1
:
0
Lantai perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - PT Surya Dumai Industri Tbk. (SUDI) menyampaikan bahwa telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa, 23 September 2025.
Rapat dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 2.752.838.787 saham atau 86,93% dari total saham yang telah dikeluarkan Perseroan.
Direktur Utama SUDI, Vinsenxius dalam keterangan resmi menuturkan bahwa pemegang saham menyetujui tiga agenda utama secara musyawarah dan mufakat dengan suara bulat. Salah satu keputusan strategis yang diambil adalah perubahan status Perseroan dari Perusahaan Terbuka (Tbk.) menjadi Perusahaan Tertutup (non-Tbk.).
Perubahan status tersebut menandai langkah awal Perseroan untuk delisting secara sukarela dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Seiring dengan itu, RUPSLB juga menyetujui rencana pembelian kembali (buyback) saham publik sebagai bagian dari proses transisi tersebut.
"Salah satu poin penting dalam keputusan rapat adalah penetapan harga pembelian kembali saham sebesar serendah-rendahnya Rp1 per lembar saham. Namun, harga akhir pelaksanaan buyback akan mengikuti hasil penilaian Penilai Independen dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), yang telah ditunjuk dalam rapat,"katanya.
Sebagai tindak lanjut, kata Vinsenxius, RUPSLB juga menyetujui pelaksanaan Tender Offer terhadap saham publik yang beredar, sebagai mekanisme pelaksanaan buyback.
Tender Offer tersebut akan dilakukan berdasarkan harga yang ditentukan oleh KJPP dan disetujui oleh pemegang saham.
Dalam seluruh proses ini, pemegang saham memberikan kuasa penuh kepada Direksi Perseroan untuk menjalankan seluruh tindakan hukum, administratif, dan korporasi yang diperlukan demi kelancaran proses perubahan status perusahaan dan pelaksanaan buyback.
Langkah ini menandai perubahan strategis bagi SUDI, yang sebelumnya tercatat sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia, dan kini bersiap kembali menjadi perusahaan tertutup.
Related News
Sertai Right Issue, PYFA Tawarkan Waran 3,75 Miliar Lembar
DGNS Private Placement Rp269 per Saham, Ini Eksekutornya
CDIA Injeksi Anak Usaha Petrosea USD15,5 Juta, Ini Tujuannya
Rugi Bengkak 105 Persen, ACST Kuartal I 2025 Defisit Rp4,75 Triliun
Pengendali Baru, Triple B Siap Caplok 1,14 Miliar Saham EPAC
GOOD Gulirkan Dividen Rp350 Miliar, Cum Date 4 Mei 2026





