EmitenNews.Com- Setelah perdagangan selama 4 hari Bursa mengalami koreksi, Perkembangan pergerakan IHSG terlihat masih berada dalam tekanan, ungkap Riset harian Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, Jumat(26/3/2021).
"Jika support level tidak cukup kuat dipertahankan maka IHSG masih berpotensi bergerak melemah hingga beberapa waktu mendatang," jelas Dia.
Adapun katalis yang menjadi motor adalah fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas masih akan mewarnai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, "hari ini IHSG berpotensi melemah ke level 5960-6188,” Imbuh William.
Sebelumnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI hingga akhir perdagangan saham Kamis (25/3/2021) ditutup melemah 0,55 persen ke level 6.122,88 .
Analis Indosurya itu juga menyarankan beberapa saham layak untuk dicermati seperti Jasa Marga (JSMR),Telkom Indonesia (TLKM),Unilever Indonesia (UNVR), Astra Agro Lestari (AALI), Astra Internasional (ASII), Bank BNI (BBNI) dan Kalba Farma (KLBF). (Rizki)
Related News
BTN Perkuat Ekosistem Kampus Bersama Unpad
Bursa Bergairah! Ini 10 Saham Transaksi Jumbo Saat IHSG Dekati 6.000
Allianz Indonesia Sulap Sampah Organik Jadi Produk Bernilai
IHSG Siang Ngegas 2,34 Persen Dekati 5.900, Market Cap Balik Rp10.000T
Respons Aduan NIKL, KADI Selidiki Impor Tinplate Asal Cina
IHSG Dibuka Melemah 1 Persen Usai Ngamuk 7,57 Persen, Tapi Naik Lagi





