RANS Susul Rencana IPO Juli Nanti, Tanda Market Mulai Membaik?
:
0
Potret suasana mainhall BEI. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Sebanyak enam calon emiten telah mengumumkan rencana melantai di Bursa Efek Indonesia menjelang berakhirnya semester 1 2026. Calon emiten itu terdiri dari berbagai sektor, mulai dari healthcare hingga entertainment.
Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai, sejumlah emiten yang mengumumkan rencana IPO atau Initial Public Offering merupakan sinyal positif terhadap pasar modal Indonesia. Hal itu dikarenakan, beberapa kuartal terakhir pasar dibayangi volatilitas global yang tinggi imbas ketidakpastian suku bunga, geopolitik hingga perlambatan ekonomi global.
Menurut Alrich, dengan adanya perusahaan yang berencana menggelar IPO menjadi pertanda bahwa, aksi korporasi tersebut masih menjadi alternatif pendanaan yang cukup positif dibandingkan pembiayaan berbasis utang.
“Kehadiran RANS dan beberapa calon emiten lainnya juga menunjukkan bahwa IPO masih menjadi alternatif pendanaan yang menarik dibandingkan pembiayaan berbasis utang. Di sisi lain, hal ini berpotensi meningkatkan variasi sektor dan pilihan investasi bagi investor di BEI,” ujar Alrich kepada Emitennews, Selasa (23/6).
Meski demikian, lanjut Alrich, imbas IHSG yang masih dalam fase konsolidasi dengan volatilitas tinggi, baru satu emiten yang berhasil menggelar IPO pada semester I 2026, yakni PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) April lalu.
Di sisi lain, perusahaan pun cenderung menunggu valuasi yang lebih optimal agar memperoleh dana sesuai target. Selain itu, investor institusi juga masih cenderung selektif dalam melakukan alokasi dana pada instrumen ekuitas baru. Akibatnya, beberapa calon emiten kemungkinan memilih melakukan penyesuaian jadwal IPO sambil menunggu sentimen pasar yang lebih kondusif.
“Dengan kata lain, bukan karena minat IPO menurun, melainkan lebih kepada strategi timing untuk memperoleh valuasi dan tingkat permintaan yang lebih baik,” katanya.
Direktur Infovesta Utama, Wawan Hendrayana juga menilai munculnya perusahaan yang mengumumkan IPO merupakan suatu hal positif. Menurutnya, perusahaan juga dapat memperoleh permodalan guna melakukan ekspansi atau menambah anggaran operasional perusahaan.
“Positif tentunya, IPO merupakan salah satu cara untuk mendapatkan permodalan yang berguna bagi emiten untuk berekspansi dan beroperasi, namun IPO juga membutuhkan transtaransi dan akuntabilitas bagi emitennya,” ujarnya.
Enam Perusahaan Umumkan IPO
Related News
RANS Bakal Bangun Cipungland, Ambil Dana dari Hasil IPO
Jelang Pengumuman MSCI, IHSG Potensi Sideways di 6000-6200
Melorot! IHSG Tengah Hari Jatuh 1,29 Persen ke Dasar Level 6.000
Bukan Lagi Rumor, RANS Siap IPO di BEI
IHSG Dibuka Melempem, Sensitif Aliran Dana Asing
Mengekor Wall Street, IHSG Kembali Tertekan





