Repower Asia (REAL) Incar Cuan dari Apartemen Kos Mahasiswa
Tampak eksterior proyek hunian garapan PT Repower Asia Tbk. (REAL) . FOTO - ISTIMEWA.
EmitenNews.com - PT Repower Asia Tbk. (REAL) kembali meng-ekspansi bisnis propertinya dengan menyasar segmen hunian mahasiswa lewat pengembangan proyek apartemen kos eksklusif di Jakarta.
Merespons atas permintaan tinggi akan hunian nyaman dan terintegrasi bagi mahasiswa di kota Jakarta, proyek hunian baru ini dirancang khusus untuk kalangan akademis generasi muda urban. Lokasi yang disiapkan juga akan ditempatkan di titik strategis dengan akses cepat ke berbagai universitas ternama, fasilitas umum, serta jaringan transportasi publik.
Direktur Utama PT Repower Asia Tbk, Aulia Firdaus, mengatakan bahwa, "Kami percaya bahwa apartemen kos untuk mahasiswa merupakan peluang bisnis yang menjanjikan dan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Di luar hal tersebut, kami juga berkomitmen untuk menyediakan hunian yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan mahasiswa di Jakarta," ujar Aulia Firdaus dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/7/2025).
Apartemen kos yang akan dikembangkan ini akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang kegiatan belajar, sarana olahraga, hingga sistem keamanan 24 jam. Targetnya, tak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang tumbuh yang mendukung produktivitas dan interaksi sosial mahasiswa.
"Tak hanya soal tempat tinggal, kami ingin memberikan nilai tambah berupa lingkungan yang bisa mendukung pertumbuhan intelektual dan sosial mahasiswa," tambah Aulia.
Aulia mengungkapkan bahwa dirinya tidak hanya berfokus pada aspek bisnis semata. Ia ingin menghadirkan solusi hunian yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang menempuh pendidikan di kota besar Jakarta.
Related News
Komisaris Indospring (INDS) Tampung Beli 100 Ribu Saham Kala Harga ARB
Gugatan PKPU Sudah Dicabut, TAMU Pastikan Operasional Aman
Tembus Rp1,47T, Laba Astra Agro (AALI) Melonjak 28,25 Persen di 2025
OJK Bongkar Kasus Transaksi Semu Saham IMPC 2016, Ini Kronologisnya
Bos NTBK Jual Berturut 50 Juta Saham, Total Nilai Rp4,6 Miliar
Dalam Proses Akuisisi, Pengendali DPUM Diam-Diam Jual 25 Juta Saham





