Resmi Listing, Saham JECX Meroket 24,8% di Hari Pertama IPO Rp609,98M
:
0
Prosesi IPO Emiten JECX. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX) resmi mencatatkan sahamnya di PT Bursa Efek Indonesia hari ini. Dengan kode JECX, JEC menjadi emiten ke-3 yang IPO di BEI sepanjang 2026.
Pada perdagangan perdana Selasa (7/7/2026), saham JECX langsung parkir di zona hijau. Saham dibuka melejit naik hingga membentur Auto-Rejection Atas (ARA) di Rp1.560, naik Rp310 atau 24,80% dari harga IPO Rp1.250.
Dalam Penawaran Umum Perdana Saham, JEC melepas 487.983.500 saham atau 15% dari modal setelah IPO. Harga penawarannya ditetapkan Rp1.250 per saham.
Jumlah saham itu terdiri atas 325.322.300 saham baru setara 10% dan 162.661.200 saham divestasi milik DR. Dr. Waldensius Girsang, SpM(K) setara 5%. Dari aksi korporasi ini JEC berhasil menghimpun dana Rp609.979.375.000. Rinciannya Rp406,65 miliar dari saham baru dan Rp203,32 miliar dari divestasi. Dengan harga IPO tersebut, kapitalisasi pasar JEC saat pencatatan mencapai sekitar Rp4,07 triliun.
Antusiasme investor cukup tinggi. Pada masa penawaran, pesanan di porsi penjatahan terpusat oversubscribed 62,5 kali dengan jumlah pemesan 555.699 investor.
Presiden Direktur JEC, DR. Dr. Johan A. M. M. Hutauruk, Sp.M(K), mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung proses IPO. Pihaknya, bersyukur proses IPO PT Nitrasanata Dharma Tbk dapat berjalan lancar hingga Perseroan resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Ia mengucapkan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia, para investor, Penjamin Pelaksana Emisi Efek, lembaga dan profesi penunjang pasar modal, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.
"Melalui IPO ini, Perseroan berharap dapat memperkuat struktur permodalan dan mendukung pertumbuhan JEC, dengan tetap mengedepankan semangat Care with Experience, yaitu pelayanan yang berorientasi pada pasien dan didukung oleh pengalaman serta keahlian JEC di bidang kesehatan mata” ujar Dr. Johan.
JEC Eye Hospitals & Clinics memulai perjalanan dari Klinik Mata Jakarta tahun 1984. Kini JEC mengelola 5 rumah sakit spesialis mata dan 11 klinik utama di Jadetabek, Jateng, Jatim, Bali, hingga Sulawesi. Layanannya mencakup kornea, refraktif, vitreoretina, glaukoma, mata anak, myopia control, hingga low vision.
Dana dari penerbitan saham baru akan dipakai untuk melunasi sebagian utang bank, pengembangan anak usaha, dan modal kerja. Salah satu proyek utamanya adalah pembangunan JEC BALI @ Sanur di KEK Sanur sebagai klinik mata berstandar global dengan konsep Blue Hospital untuk segmen medical tourism.
Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, David Agus, selaku underwriter JECX menilai IPO ini jadi momentum penting. Ia mengaku melihat IPO PT Nitrasanata Dharma Tbk sebagai momentum penting bagi Perseroan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Related News
Dua Saham Debut IPO, JELI dan JECX Melesat
Emiten INACO JELI Debut di BEI, Langsung ARA 25 Persen ke Rp1.125
Emiten Prajogo (TPIA) Jajakan Obligasi Jumbo, Bunga Atraktif
Gandakan Free Float, SAC Lego 73,7 Juta Saham SMLE
Pengendali Gelontor BMAS Rp1,36 Triliun, Telisik Rincian Transaksinya
Cum Date Hari ini, RUIS Salurkan Dividen Rp4,62 Miliar





