EmitenNews.com - Bank Tabungan Negara (BBTN) resmi meluncurkan Bale by BTN. Sebuah Super App menawarkan solusi holistik, dan layanan terbaik melalui inovasi digital. Bale by BTN itu, diharap mencatat empat hingga lima juta pengguna (user) hingga pengujung 2025.

Istimewanya, peluncuran Bale by BTN itu, bertepatan dengan usia 75 tahun. Usia tergolong matang, dan seiring upaya transformasi dalam menjawab kebutuhan nasabah. Usia 75 tahun, momentum untuk terus berbenah, dan bertransformasi menjadi lebih baik guna menjawab kebutuhan nasabah, dan menghasilkan kinerja makin positif. 

Oleh karena itu, perseroan telah melakukan soft launching awal Desember 2024, kini bertepatan dengan HUT ke-75 BTN, perseroan secara resmi meluncurkan Super App Bale by BTN sebelumnya dikenal dengan BTN Mobile. Bale by BTN, merupakan inisiatif strategis untuk bisa lebih kompetitif dalam menjadikan BTN sebagai bank transaksional. 

Kehadiran Bale by BTN itu, diharap menarik lebih banyak dana murah ritel secara berkelanjutan, dan mempermudah nasabah untuk memenuhi kebutuhan secara digital. “Kami sengaja menggunakan nama Bale untuk Super App karena dari kata “balai” berarti “rumah”. Jadi, ini “rumah” bagi masyarakat Indonesia. Bale sudah tersambung dengan dua juta user hanya dalam waktu satu tahun, dan pada 2025 diharapkan bisa tembus 4-5 juta user,” tutur Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, dalam Grand Launching Bale by BTN di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (9/2).

Beraagam fitur memudahkan nasabah untuk bertransaksi perbankan, dan keuangan tersedia melalui Bale by BTN. Nasabah hanya perlu mengakses satu Super App untuk berbagai kebutuhan. Menyusul peningkatan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi digital, diharapkan membantu peningkatan dana pihak ketiga (DPK) ritel, dan pendapatan berbasis biaya (fee-based income).

Sementara itu, Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN, menambahkan lonjakan kepercayaan nasabah terhadap platform digital BTN terlihat dari capaian positif Bale by BTN sejak masih bernama BTN Mobile. Hingga kini, jumlah user Bale by BTN diproyeksikan mencapai 3,6 juta, dengan volume transaksi Rp8 triliun per bulan. Setiap bulan BTN mendapat 125 ribu pengguna baru Bale by BTN.

“Performance digital BTN menunjukkan pertumbuhan positif dengan peningkatan user aktif Bale by BTN. Itu karena BTN telah bertransformasi sedemikian rupa, sehingga transaksi digital mengalami quantum leap (lompatan signifikan),” ucap Thomas.

Menurut Thomas, di era digital, masyarakat mencari layanan dapat mengoptimalkan seluruh kebutuhan perbankan. Oleh sebab itu, makin nasabah merasa nyaman bertransaksi melalui platform digital, akan makin tinggi transaksi, dan jumlah simpanan saldo di rekening tabungan. Itu terlihat dari saldo tabungan, eDepo (deposito online), dan saldo merchant Bale by BTN meningkat pada akhir 2024 dibanding tahun sebelumnya.

Pada akhir Desember 2024, BTN mencatat peningkatan hampir 43 persen year-on-year (yoy) saldo tabungan menjadi Rp16,76 triliun dari sebelumnya Rp11,66 triliun. Sementara itu, saldo eDepo melonjak 103,84 persen yoy menjadi Rp5,3 triliun dari sebelumnya Rp2,6 triliun. Sedang saldo merchant naik 58,6 persen yoy menjadi Rp2,49 triliun dari sebelumnya Rp1,57 triliun.

“Mayoritas user aktif BTN Mobile didominasi segmen milenial atau nasabah produktif memiliki penghasilan, dan terbiasa melakukan transaksi dengan menggunakan mobile banking. Dengan adanya potensi pertumbuhan transaksi pesat, BTN berharap Bale by BTN dapat membantu masyarakat mengelola keuangan, sejalan visi baru kami menjadi “Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia”,” ujar Thomas.