Rp350 Miliar, Mandala Multifinance Siap Bayar Obligasi Jatuh Tempo
Ilustrasi PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN). Dok. MFIN.
EmitenNews.com - PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN) Siap membayar obligasi berkelanjutan IV tahap IV tahun 2021 seri B. Perseroan telah menyiapkan Rp350 miliar untuk pembayaran Pokok Obligasi yang akan jatuh tempo pada 3 Desember 2024 itu.
Dalam keterangan tertulisnya Selasa (12/11/2024), Direktur MFIN Roberto AK Un menyampaikan bahwa MFIN telah menyiapkan dana Rp350 miliar untuk pembayaran Pokok Obligasi yang akan jatuh tempo pada 3 Desember 2024.
"Sumber dana pembayaran Obligasi ini berasal dari dana internal Perseroan," tuturnya.
Posisi kas dan setara kas MFIN per 30 September 2024 sebesar Rp439,118 juta.
Menurut Roberto, sampai saat ini tidak ada keputusan atau hal penting lainnya yang dilakukan Manajemen terkait hal tersebut.
PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN) telah menggelar Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa pada 14 Oktober 2024.
RUPS memenuhi kuorum karena dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 2.630.412.827 saham atau 99,26% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.
Corporate Secretary MFIN, Mahrus dalam keterangan tertulisnya Rabu (16/10/2024) menuturkan bahwa Agenda I RUPSLB menyetujui pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi saldo laba Perseroan per tanggal 31 Desember 2023, yaitu sejumlah Rp117.500.000.000 dengan prosedur dan tata cara sebagai berikut:
RUPSLB juga menyetujui untuk meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan dari semula Rp132.500.000.000 menjadi Rp250.000.000.000 dengan cara menerbitkan 2.350.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham. ***
Related News
Emiten Gocap GRPH Ungkap Aksi Divestasi Saham Pengendali
Dua Hari Beruntun, Pengendali WINR Lepas Ratusan Juta Saham Rp6,19M
Bank BJB Tawarkan Obligasi Rp932 Miliar, Bunga Hingga 6,25 Persen
Kepepet Utang! BAJA Minta Izin Rights Issue 1 Miliar Saham Baru
Pemegang Saham ATIC Setujui Right Issue, Terima Pengunduran Diri Jonan
KKGI Defisit 93 Persen Laba Bersih di 2025, Tersisa USD2,42 Juta





