Rugi Makin Bengkak, WSBP 2024 Defisit Rp9,45 Triliun
Pengurus Waskita Beton Precast. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Waskita Precast (WSBP) sepanjang 2024 boncos Rp997,3 miliar. Bengkak 15.930 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi laba Rp6,3 miliar. Dengan hasil itu, rugi per saham dasar menjadi Rp20,62 dari sebelumnya surplus Rp0,16.
Pendapatan usaha terakumulasi Rp1,97 triliun, melonjak 33 persen dari edisi sama 2023 sebesar Rp1,48 triliun. Beban pokok pendapatan Rp1,6 triliun, bengkak dari episode sama tahun sebelumnya sejumlah Rp1,49 triliun. Laba kotor terkumpul Rp369,67 miliar, melambung 4286 persen dari minus Rp8,83 miliar.
Beban penjualan Rp137,38 miliar, bengkak dari akhir tahun sebelumnya Rp93,82 miliar. Beban umum dan administrasi Rp473,73 miliar, mengecil dari Rp506,33 miliar. Beban non-contributing plant Rp90,53 miliar, susut dari Rp114,99 miliar. Beban pajak penghasilan final Rp7,38 miliar, bengkak dari Rp1,27 miliar.
Keuntungan selisih kurs Rp6,98 juta, meroket 110,97 persen dari tekor Rp63,61 juta. Pendapatan bunga Rp2,62 miliar, melesat dari Rp2,13 miliar. Beban lain-lain Rp376,66 miliar, drop 138,57 persen dari surplus Rp976,45 miliar. Jumlah beban usaha Rp1,08 triliun, longsor 515 persen dari untung Rp262,09 miliar.
Jumlah defisiensi modal Rp1,55 triliun, bengkak dari akhir tahun sebelumnya Rp664,49 miliar. Defisit Rp9,45 triliun, bengkak dari akhir 2023 sebesar Rp8,45 triliun. Total liabilitas Rp5,17 triliun, bertambah dari Rp5,13 triliun. Jumlah aset Rp3,61 triliun, mengalami pengurangan dari akhir tahun sebelumnya Rp4,47 triliun. (*)
Related News
Pengendali Berganti, Emiten Furnitur Mewah MGLV Masuk Geng Data Center
BELL Jual 37,6 Juta Saham Tresuri, Free Float Terkerek Tapi Saham ARB!
Putri Hermanto Tanoko Mundur dari Kursi Direktur Penta Valent (PEVE)
Pengendali IRSX Tambah Saham Rp64,84 Miliar, Harga Terkerek
Dividen Interim BOLT Gagal Cair, Ini Alasannya
INET Bentuk Anak Usaha Data Center, Suntik Modal Rp18,7 Miliar





