RUPS Tunjuk Aktor Ario Bayu Pimpin Emiten Raam Punjabi (RAAM)
:
0
Ario Bayu. Dok. Pribadi. Instagram.
EmitenNews.com - Aktor Ario Bayu memperkuat jajaran manajemen PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM). Dalam informasi yang dikumpulkan Sabtu (28/6/2025) itu, diketahui bahwa lawan main aktris Dian Sastro dalam serial Netflix Gadis Kretek itu, dipercaya menjadi direktur utama RAAM.
Selama ini Ario Bayu dikenal sebagai aktor kenamaan Indonesia, yang telah bermain dalam. beberapa judul film kesohor. Di antaranya, Soekarno, Sultan Agung, hingga serial Netflix yang mendapat banyak pujian, Gadis Kretek.
Tetapi, selain berkarier di dunia perfilman, Ario Bayu juga menjabat CEO PT Indokaria Nusantara Sejahtera, selain Presiden Komisaris PT Market Laut Indonesia.
Di luar itu semua, saat ini Ario Bayu tercatat menduduki posisi Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI) periode 2024-2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi, seperti dikutip Sabtu (28/6/2025), penunjukan Ario Bayu untuk memimpin emiten dengan saham mayoritas tokoh sinetron Ram Jethmal Punjabi atau Raam Punjabi itu, untuk mendorong inovasi dalam penciptaan konten.
Di pundak Ario Bayu juga ada tugas membawa RAAM dalam memperluas jangkauan regional, dan memperkuat kemitraan dengan berbagai platform global.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) emiten Raam Punjabi yang digelar Selasa (24/6/2025) itu, juga mengumumkan penunjukan anggota dewan komisaris baru, Gita Sjahrir. Ia adalah putri ekonom (mendiang) Sjahrir, sekaligus keponakan mantan Menko Maritim dan Ekonomi Kreatif Luhut Binsar Pandjaitan.
Tentu tak hanya itu modal Gita Sjahrir. Adik dari Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir itu, menjabat sebagai salah satu Komite Investasi Australian Development Investment Fund, selain komisaris independen di perusahaan terbuka lainnya.
Sebelumnya, 17 Februari 2025, Tripar Multivision Plus (RAAM) menyampaikan, pengendali sekaligus Komisaris Utama Ram Jethmal Punjabi tercatat memborong 8.824.000 saham.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), tercatat transaksi pembelian tersebut berlangsung selama empat hari beruntun, 11-14 Februari 2025.
Related News
Tok! TUGU Sulap 50 Persen Laba Jadi Dividen, Yield Atraktif
APLN Balikkan Rugi Jadi Laba Q1-2026 tapi Recurring Income Tertekan
Laba BBRI Melesat 13,74 Persen Jadi Rp15,5 Triliun di Kuartal I 2026
Emiten Bioskop CNMA Raup Pendapatan Rp1,1T, Kontribusi F&B Naik Pesat
RUPS Tahunan TUGU Rombak Susunan Pengurus
BDKR Catat Laba Naik 7,5 Persen, Didukung Proyek Marine dan Heavy Lift





