RUPST, Kini Ivan Zuchly Komisaris Utama Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT)
Ilustrasi Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT), 14 Juli 2023, menyetujui pengangkatan Ivan Zuchly sebagai komisaris utama. dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT), 14 Juli 2023, menyetujui pengangkatan Ivan Zuchly sebagai komisaris utama. Ia menggantikan Roby Tan yang mengundurkan diri.
Dalam keterangannya, Selasa (18/7/223), manajemen Mitra Komunikasi Nusantara menyebutkan, RUPST dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 2.454.189.902 saham atau 44,621% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.
Dalam keputusan RUPST agenda I, Menerima dan mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan perseroan yang terdiri atasneraca dan perhitungan laba rugi tahun buku 2022 tersebut, dan laporan Dewan Komisaris tahun buku 2022
Selanjutnya RUPST agenda II menyetujui tidak menetapkan cadangan wajib dan tidak ada pembagian dividen.
RUPST agenda V menerima baik Permohonan Pengunduran diri Roby Tan dari jabatannya selaku Komisaris Utama Perseroan dan Santoso Widjojo selaku Komisaris Independen Perseroan.
Selanjutnya mengangkat Ivan Zuchly sebagai Komisaris Utama Perseroan dan Julius Sardi sebagai Komisaris Independen perseroan yang baru untuk masa Jabatan yang berakhir sama dengan sisa masa Jabatan Dewan Komisaris Perseroan yang masih menjabat saat ini hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2026 yang dgelar pada tahun 2027. ***
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut :
Dewan Direksi
Direkur Utama : Jefri Junaedi
Direktur : Redi Sopyadi
Dewan Komisaris
Related News
Pendapatan Bumi Resources (BRMS) Lompat 54 Persen di 2025
Sambut Liburan, Bank Raya (AGRO) Pahami Kebutuhan Masyarakat
TPIA Siapkan Rp587,95M Untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
Mayora (MYOR) Raup Laba 2,86 Triliun, Menciut 4,66 Persen
Penjualan Turun, Laba INKP Justru Tumbuh Positif
Wadirut GOTO Jual Saham Rp25,79 Miliar





