EmitenNews.com—PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) akan melakukan pembelian kembali saham atau buyback. Dalam melaksanakan aksi korporasi ini, perseroan menyiapkan dana sebanyak Rp50 miliar.


Secara year on year saham BWPT dalam tren koreksi, terlihat dari 12 November 2021 hingga 11 November 2022 saham BWPT sudah turun 22,47 persen atau 20 poin dari 89 per saham ke 69 per saham.


Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dengan ketentuan bahwa setelah pembelian kembali saham, paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor perseroan.


Adapun pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan secara bertahap untuk periode tiga bulan, terhitung sejak tanggal 11 November 2022 sampai dengan 10 Februari 2023.


"Pelaksanaan transaksi pembelian kembali saham akan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia. Perseroan akan menunjuk satu perusahaan efek untuk melakukan buyback," tulis manajemen BWPT dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (11/11/2022).


Manajemen BWPT menjelaskan, aksi korporasi ini akan dilakukan menggunakan kas internal perseroan sebesar Rp50 miliar. Biaya tersebut tidak termasuk biaya lainnya, seperti komisi pedagang perantara, serta biaya lain berkaitan dengan pembelian kembali saham.


Perseroan juga berkeyakinan pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha perseroan, mengingat perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk membiayai buyback bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan.


Begitu pun dengan proforma laba perseroan, dikarenakan tidak ada dampak menurunnya pendapatan akibat dari pembelian kembali saham perseroan, maka tidak ada perubahan atas proforma laba perseroan.


"Pembelian kembali saham akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku," lanjut manajemen.


Adapun, saat ini harga saham BWPT tidak mencerminkan kondisi fundamental dan prospek perseroan. Aksi buyback ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga saham di masa yang akan datang.


Perseroan juga berharap untuk dapat terus menjaga pertumbuhan yang berkesinambungan di masa mendatang, yang menguntungkan bagi semua pemangku kepentingan perseroan.