Sambut HUT ke-79 RI, Adhi Karya (ADHI) Kebut Infrastruktur IKN
:
0
Desain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Adhi Karya (ADHI) siap memenuhi beragam fasilitas Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur (Kaltim). Itu penting untuk menunjang pelaksanaan HUT ke-79 RI pada 17 Agustus mendatang. Nah, untuk memastikan itu, perseroan bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara, dan perusahaan BUMN lain meninjau perkembangan terkini proyek IKN.
Kunjungan bersama itu, dilakukan untuk meninjau kemajuan pembangunan proyek-proyek infrastruktur, dan konstruksi IKN berjalan sesuai target. Kunjungan dipimpin langsung Menteri BUMN Erick Thohir, didampingi Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Hattari, dan beberapa direktur utama BUMN lainnya
Salah satu fokus utama kunjungan itu, untuk memantau kemajuan proyek PLTS 50 MW, Training Center PSSI, Rumah Tapak Jabatan Menteri, Istana Presiden, Infrastruktur Jalan Tol, penguatan Jaringan Gas, dan Jaringan Telekomunikasi IKN.
Saat ini, proyek dan training center PSSI besutan Adhi Karya telah berprogress hingga 96,6 persen. Fasilitas telah terbangun antara lain lapangan natural & sintetis, dormitory, dan changing room. Rumah tapak jabatan menteri dibangun secara KSO oleh Adhi Karya telah siap huni untuk kegiatan HUT ke-79 RI Agustus 2024.
Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi, menyatakan optimistis dapat menyelesaikan proyek-proyek IKN sesuai target. Penyelesaian proyek IKN, Adhi Karya selalu berkomitmen mengedepankan safety, dan kualitas mutu pekerjaan terbaik. ”Kami harap kunjungan meningkatkan semangat, motivasi, dan produktivitas para pekerja IKN untuk menuntaskan proyek proyek tersebut,” tegasnya. (*)
Related News
Rapor KIJA hingga September 2026, Catat Pendapatan Tumbuh 16%
Andalan Artha Primanusa (ANDA) Gelar IPO 1,67 Miliar Saham Rp158–Rp189
ISSP Siapkan Dana Rp150 Miliar untuk Buyback
Kinerja Apik, Grup Sinarmas ini Royal Guyur Dividen, Yield 7,71 Persen
Besok GIAA Izin Right Issue 248,7 Miliar Lembar, Danantara Lakukan ini
RAJA Targetkan Rp2,8 T dari Penerbitan Obligasi dan Sukuk





