SBY Kenang Juwono Satukan Pandangan Militer-Sipil di Era Reformasi
:
0
Juwono Sudarsono. Dok. Tribunnews.
EmitenNews.com - Juwono Sudarsono dalam kenangan Presiden Ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono sebagai sosok yang menyatukan pandangan militer dan sipil saat momen Reformasi pada 1998. Menteri Pertahanan di era pemerintah SBY-Jusuf Kalla (2004-2009) itu wafat pada Sabtu (28/3/2026) di RS Pondok Indah, dan dimakamkan di Taman Pahlawan Kalibata Jakarta, Ahad (29/3/2026).
SBY menilai Juwono adalah salah satu pemikir dari Universitas Indonesia (UI) yang memiliki ide-ide cemerlang di bidang internasional maupun pertahanan untuk Indonesia dan dunia.
"Ketika saya mengemban tugas waktu itu 1998 di era reformasi agar TNI kembali ke jati dirinya, tidak berpolitik praktis, tetapi sebagai kekuatan pertahanan yang diandalkan, Mas Juwono memiliki pandangan yang sama," kata SBY usai bertakziah ke Juwono yang disemayamkan di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Minggu.
Kepada pers, SBY mengaku kenal Juwono sejak dirinya masih menjadi perwira muda ketika bertugas di Sekolah Staf dan Komando TNI AD. Saat itu, SBY mulai menjalin komunikasi dan diskusi dengan Juwono.
Dengan kesamaan pandangan sejak mengenal Juwono, SBY pun mengajaknya untuk menjadi Menteri Pertahanan ketika dirinya menjadi Presiden RI berpasangan dengan Wapres Jusuf Kalla dalam periode 2004-2009.
Dalam menjalankan pemerintahan, SBY bersama Juwono terus memodernisasi sektor pertahanan hingga mengembangkan alat utama sistem pertahanan (alutsista). Saat itu, SBY dan Juwono ingin agar kekuatan militer Indonesia terus meningkat di level ASEAN.
Di mata SBY, Juwono juga turut berperan dalam membangun peacekeeping missions agar Indonesia mampu menghadapi krisis dalam maupun luar negeri. "Kami tentu sangat terbantu, karena bagi saya waktu itu pertahanan dan diplomasi sama-sama pentingnya."
Atas wafatnya Juwono Sudarsono, SBY mengajak bangsa Indonesia meningkatkan lagi kemampuan pertahanan dan diplomasi. Menurut dia, soal pertahanan bukan hanya urusan jenderal, marsekal, maupun laksamana, tapi juga urusan semua pihak.
"Mas Juwono memiliki dua karakter, punya dua kemampuan di bidang pertahanan maupun hubungan internasional," katanya.
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dimakamkan secara militer di TMP Kalibata, Jakarta Selatan
Related News
Lambang Perjuangan Lawan Kolusi Itu, Buruh Bernama Marsinah
JPU Siap Tanggung Jawab Tuntutan Atas Nadiem, Sampai di Akhirat
Tren Positif Hubungan RI-Rusia, Nilai Perdagangan Capai USD4,8 Miliar
Kecelakaan Bus Maut di Sumsel, Korban Tewas Jadi 19 Orang
Ada Heri Black dalam Kasus Korupsi Bea Cukai yang Ditangani KPK
Siapkan CNG Pengganti LPG, Pemerintah Rumuskan Standar Keselamatan





